Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Kanker Payudara di Kota Batu Tembus 56 Kasus Setahun, Dinkes Sasar 1.300 Perempuan untuk Screening

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Nurlayla Ratri

08 - Feb - 2026, 10:26

Placeholder
Ilustrasi. Pemeriksaan kanker payudara dan serviks di Kota Batu.(Foto: Dokumen Dinkes Kota Batu)

JATIMTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu masih menyalakan alarm waspada terhadap ancaman kanker payudara dan kanker serviks. Tercatat, angka kasus kanker payudara di Kota Batu menyentuh angka 56 kasus dalam setahun terakhir. Sementara ada enam perempuan lainnya didiagnosis mengidap kanker serviks.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinkes Kota Batu, dr. Susana Indahwati membenarkan hal tersebut. "Keterlambatan penanganan sering terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri," jelas Susan saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Baca Juga : Graha Bangunan Blitar Hadirkan Paint Festival, Diskon hingga 50 Persen untuk Renovasi Rumah

Guna menekan angka fatalitas kanker payudara tersebut, Dinkes Kota Batu meluncurkan target ambisius yakni melakukan skrining dini terhadap 1.300 perempuan usia produktif setiap tahunnya. Langkah ini dianggap mendesak mengingat gejala kanker stadium awal seringkali tidak terlihat secara kasat mata.

"Kami fokus memutus rantai keterlambatan medis. Melalui edukasi SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis), kelainan bisa dideteksi lebih awal sehingga tingkat kesembuhan jauh lebih tinggi dibanding stadium lanjut," katanya.

Selain pemeriksaan payudara, Dinkes juga mengejar target partisipasi Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk mendeteksi lesi pra-kanker serviks. Metode ini dipilih karena memiliki spesifisitas hingga 98 persen namun tetap murah dan efektif.

Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit besar, karena bidan terlatih di tingkat Puskesmas sudah siap melayani tes IVA secara gratis. "Sebagai pencegahan primer, Dinkes juga menyediakan vaksin Human Papiloma Virus (HPV) gratis bagi wanita usia produktif dan siswi sekolah," tambah Susan.

Pihaknya optimis dapat membantu menekan angka kematian akibat kanker melalui deteksi dini yang tuntas dan berkelanjutan.

Baca Juga : Khidmah Nyata RSI Unisma di Harlah 1 Abad NU, Siagakan Layanan Medis Nonstop Selama Dua Hari

Kekhawatiran mengenai biaya pengobatan yang mahal kini dijawab oleh BPJS Kesehatan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batu, Erra Widayati, memastikan bahwa seluruh rangkaian pengobatan kanker masuk dalam penjaminan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Mulai dari langkah promotif, preventif, hingga kuratif seperti kemoterapi, semuanya bisa diklaim melalui BPJS Kesehatan sesuai prosedur. Pasien bisa menjalani terapi hingga sembuh tanpa harus terbebani biaya besar," ungkap Erra.


Topik

Kesehatan kota batu kanker payudara dinkes kota batu screening



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Nurlayla Ratri

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan