JATIMTIMES - Mujahadah Kubro Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang disambut antusias luar biasa oleh warga nahdliyin. Hingga sehari sebelum pelaksanaan, jumlah jamaah yang terdata telah menembus angka 107.049 orang.
Sekretaris PWNU Jawa Timur, DR HM Faqih, mengatakan bahwa puluhan ribu jamaah tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka hadir menggunakan ribuan kendaraan, mulai dari bus hingga kendaraan pribadi.
Baca Juga : Rekomendasi Film Bioskop Awal Februari 2026, Cocok Temani Akhir Pekan Kamu
“Jumlah jamaah yang sudah terdata mencapai 107.049 orang, terdiri dari 79.049 warga PCNU se-Jatim dan 28.000 warga Muslimat NU. Mereka datang dengan 1.283 bus, 6.476 mobil, serta 5.413 sepeda motor,” katanya, Minggu (8/2/2026).
Para peserta tersebut terbagi dalam sembilan zona keberangkatan dengan sistem pengawalan dan koordinasi yang melibatkan puluhan penanggung jawab rombongan serta penghubung di tingkat daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim, Prof Masykuri Bakri, menambahkan bahwa lonjakan jumlah jamaah melampaui kapasitas Stadion Gajayana yang hanya mampu menampung sekitar 35 ribu orang. Untuk mengakomodasi jamaah yang membludak, panitia telah menyiapkan layar videotron di sejumlah titik di luar stadion.
“Videotron menjadi solusi agar jamaah yang berada di luar stadion tetap dapat mengikuti rangkaian acara. Sebaran jamaah diperkirakan mencapai radius tiga hingga empat kilometer dari lokasi utama,” jelasnya.
Selain Mujahadah Kubro sebagai puncak perayaan, rangkaian Harlah Satu Abad NU telah digelar sejak awal Januari 2026 melalui berbagai agenda keagamaan, sosial, hingga penguatan ekonomi umat. Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya Kick Off dan Sarasehan Pesantren di Universitas Islam Malang, ziarah muassis NU se-Jatim, hadrah Lailatul Ishari, hingga pameran seni lukis nasional.
Tak hanya itu, PWNU Jatim juga menggelar program parenting dan pesantren sehat di sejumlah daerah, termasuk Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Blitar, Bondowoso, hingga Banyuwangi.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, NU juga menghadirkan Festival NUConomic 2026 yang diselenggarakan di Kampung Coklat, Blitar. Wakil Ketua PWNU Jatim, DR Hakim Jayli, menuturkan kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen NU dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui tiga pilar utama, yakni UMKM, filantropi, dan industri pertanian.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 8 Februari 2026: Tekanan Kerja Menguji Aquarius, Leo Panen Rezeki dan Reputasi!
Festival tersebut menghadirkan puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor yang menampilkan produk unggulan mereka. Antusiasme peserta bahkan mendorong harapan agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin.
Sementara itu, generasi muda NU juga turut berperan aktif melalui Festival GenZINU yang menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari kajian kitab klasik hingga lomba berbasis teknologi digital. Koordinator Festival GenZINU, Prof HM Noor Harisudin, menyebut kegiatan ini menjadi upaya menanamkan tradisi pesantren sekaligus menyiapkan generasi muda NU menghadapi perkembangan zaman.
“Lewar festival ini, generasi Z NU tidak hanya melestarikan tradisi pesantren seperti Lalaran Alfiyah dan Qiroatul Qutub, tetapi juga menunjukkan kreativitas digital melalui kompetisi AI dan konten visual yang mengangkat sejarah serta kontribusi NU,” tutupnya.
Hingga pukul 06.30 warga nahdliyin tenah menanti kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo yang dijadwalkan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU. Prabowo sudah datang lebih dahulu di Kota Malang pada Sabtu (7/2/2026) malam.
