7 Buah Terbaik untuk Sahur agar Tidak Gampang Haus dan Lapar Seharian

23 - Feb - 2026, 07:43

Buah alpukat, salah satu buah yang cocok dibuat menu sahur. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Menentukan menu sahur bukan sekadar soal kenyang. Sahur adalah “bekal energi” yang akan digunakan tubuh selama kurang lebih 13–14 jam berpuasa. Jika salah memilih makanan, tubuh bisa cepat lemas, mudah haus, bahkan sulit berkonsentrasi di siang hari.

Selain nasi, lauk berprotein, dan sayuran, buah-buahan sebaiknya tidak dilewatkan saat sahur. Buah mengandung serat, vitamin, mineral, serta kadar air alami yang membantu menjaga stamina dan keseimbangan cairan tubuh. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tujuh buah yang bisa Anda jadikan pilihan agar puasa terasa lebih ringan.

Baca Juga : Tak Ada di Negara Lain, Tradisi Imsak Hanya Populer di Indonesia Saat Ramadan

1. Pisang, Sumber Energi Praktis dan Tahan Lama

Pisang termasuk buah yang paling mudah disiapkan untuk sahur. Kandungan karbohidrat alaminya mampu menjadi sumber energi cepat sekaligus bertahan cukup lama di dalam tubuh.

Serat dalam pisang membantu memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga rasa kenyang tidak cepat hilang. Selain itu, pisang kaya akan kalium yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Saat berpuasa, asupan kalium sangat penting untuk membantu mencegah kram otot dan rasa lemas akibat kekurangan cairan.

Tips konsumsi:

Pisang bisa dimakan langsung, dijadikan smoothie dengan susu rendah lemak, atau dipadukan dengan oatmeal agar lebih mengenyangkan.

2. Alpukat, Lemak Sehat yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Jika ingin kenyang lebih panjang, alpukat adalah pilihan tepat. Buah ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Proses pencernaan yang lebih lama membuat energi dilepaskan secara bertahap sehingga tidak mudah lapar.

Alpukat juga mengandung serat tinggi dan kalium dalam jumlah besar. Kombinasi ini membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan mengontrol rasa lapar sepanjang hari.

Tips konsumsi:

Alpukat bisa diolah menjadi jus tanpa tambahan gula berlebihan, atau dijadikan campuran roti gandum dan telur untuk menu sahur yang seimbang.

3. Semangka, Andalan untuk Cegah Dehidrasi

Semangka dikenal sebagai buah dengan kandungan air sangat tinggi, bahkan lebih dari 90 persen. Mengonsumsinya saat sahur membantu tubuh mendapatkan tambahan cairan sebelum memulai puasa.

Selain menyegarkan, semangka juga mengandung elektrolit alami yang mendukung keseimbangan cairan dalam tubuh. Buah ini cocok bagi Anda yang sering merasa haus berlebihan di siang hari.

Tips konsumsi:

Konsumsi dalam potongan segar, hindari tambahan gula atau sirup agar manfaatnya tetap maksimal.

4. Kurma, Energi Stabil Sepanjang Hari

Kurma memang identik dengan waktu berbuka, tetapi sebenarnya sangat baik juga dikonsumsi saat sahur. Kandungan karbohidrat kompleks dalam kurma membantu menyediakan energi secara bertahap, bukan lonjakan cepat yang membuat cepat lapar.

Kurma juga kaya serat dan mineral seperti kalium serta magnesium. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga stamina dan mencegah tubuh terasa lemas saat berpuasa.

Tips konsumsi:

Cukup 2–3 butir kurma saat sahur, dipadukan dengan air putih atau susu hangat.

5. Apel, Bantu Stabilkan Gula Darah

Apel mengandung serat pektin yang membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah. Hal ini penting untuk menjaga kadar gula tetap stabil selama puasa sehingga energi tidak cepat turun.

Baca Juga : Mie Gacoan Lakukan Penyesuaian Jam Layanan Selama Bulan Suci Ramadan

Selain itu, apel memiliki kadar air yang cukup tinggi. Mengonsumsinya saat sahur membantu memberikan efek kenyang tanpa membuat perut terasa terlalu penuh.

Tips konsumsi:

Makan apel bersama kulitnya (yang sudah dicuci bersih) untuk mendapatkan manfaat serat maksimal.

6. Pepaya, Lancarkan Pencernaan Saat Puasa

Selama Ramadan, pola makan berubah sehingga sebagian orang mengalami gangguan pencernaan. Pepaya bisa menjadi solusi alami. Kandungan serat dan enzim di dalamnya membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Pepaya juga memiliki kadar air yang cukup untuk mendukung kebutuhan cairan tubuh. Dengan pencernaan yang lancar, tubuh terasa lebih nyaman menjalani puasa.

Tips konsumsi:

Potong kecil-kecil dan simpan di kulkas agar lebih segar saat sahur.

7. Pir, Tinggi Air dan Serat

Pir sering dianggap mirip dengan apel, tetapi kandungan airnya sedikit lebih tinggi. Serat dalam pir membantu memperlambat rasa lapar dan menjaga perut tetap nyaman lebih lama.

Buah ini juga rendah kalori sehingga aman dikonsumsi sebagai pelengkap sahur tanpa membuat perut terasa terlalu berat.

Tips konsumsi:

Konsumsi pir dalam keadaan segar atau tambahkan ke salad buah tanpa saus manis berlebihan.

Meski buah memiliki banyak manfaat, tetap kombinasikan dengan sumber protein seperti telur, ayam, tahu, tempe dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum. Jangan lupa minum air putih yang cukup agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi sebelum waktu imsak.

Mengatur menu sahur dengan buah yang tepat bisa membantu Anda tidak mudah haus, tidak cepat lapar, dan tetap berenergi sepanjang hari. Dengan pola makan yang seimbang, puasa bukan hanya lancar, tetapi juga menyehatkan tubuh.