Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Skor 100 Ujian Perangkat Desa Nguntoronadi Magetan Diprotes Warga, Begini Klarifikasi Pihak Penyelenggara

Penulis : Basworowati Prasetyo Nugraheni - Editor : A Yahya

06 - Jan - 2026, 08:27

Placeholder
Hasil Ujian Perades Nguntoronadi memicu protes Warga

JATIMTIMES  – Pelaksanaan ujian seleksi Perangkat Desa (Perades) Nguntoronadi, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, memicu gelombang protes dari warga. Kecurigaan muncul setelah salah satu peserta berhasil meraih skor sempurna, yakni 100 poin, dalam ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Menanggapi tudingan miring dari warga, Kepala Desa Nguntoronadi, Basuki Rahmad memberikan klarifikasi mengenai batasan wewenang pihak pemerintah desa dalam proses tersebut. Kades menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat langsung dalam teknis penilaian maupun pembuatan soal.

Baca Juga : Pria Paro Baya Meninggal Usai Terseret Arus Sungai dan Terjepit di Dam Bululawang Malang

 "Peran kami sebagai pemerintah desa hanya sebatas membentuk Tim Seleksi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Hal ini dilakukan agar proses awal tetap transparan dan melibatkan warga,"tegasnya.

Lebih lanjut, Kades menjelaskan bahwa untuk menjaga independensi, Tim Seleksi tersebut kemudian menunjuk pihak ketiga sebagai pelaksana teknis. "Untuk urusan teknis ujian, pembuatan soal, hingga sistem penilaian, sepenuhnya dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni SMKN 1 Takeran. Jadi, tidak ada intervensi dari desa terkait hasil akhir," tambahnya.

Sementara itu Dedi Arif Budiawan, Teknisi sistem sekaligus panitia penyelenggara seleksi Perades dari SMKN 1 Takeran menjelaskan, bahwa  pihak penyelenggara tes menjamin bahwa proses seleksi ini murni objektif. Tersedia bank soal sebanyak 900 soal yang telah diverifikasi. 

Sebagai pihak penyedia sistem, SMKN 1 Takeran menjamin bahwa sistem CAT yang mereka operasikan memiliki standar keamanan yang ketat untuk mencegah kecurangan.

Beberapa poin utama klarifikasi dari pihak SMKN 1 Takeran antara lain:

Transparansi Real-Time: Skor peserta langsung muncul sesaat setelah ujian selesai, sehingga tidak ada jeda waktu untuk mengubah data.

Bank Soal Acak: Sistem pengacakan soal memastikan setiap peserta mendapatkan urutan soal yang berbeda, meskipun berada di ruangan yang sama.

Keabsahan Skor 100: Terkait adanya skor sempurna, pihak sekolah menyatakan hal tersebut secara teknis dimungkinkan jika peserta mampu menjawab seluruh soal dengan benar.

"Sistem kami akan melakukan pengacakan ganda (Double Randomize): tidak hanya nomor soal yang diacak antar peserta, tetapi pilihan jawaban (A, B, C, D) juga diacak secara otomatis oleh sistem."ujarnya.

Baca Juga : Tarif Parkir Rp50 Ribu di Bukit Bintang Viral, Bapenda Kota Batu Panggil Pengelola

"Kecil kemungkinan, bahkan mustahil terjadi kebocoran soal yang efektif dalam ujian ini. Dengan total 900 soal yang tersedia di bank data, tidak ada satu pun peserta yang mampu menghafal seluruh kombinasi pertanyaan beserta jawabannya. Apalagi dengan sistem pengacakan ganda seperti itu , setiap peserta akan menghadapi urutan yang berbeda total" lanjutnya. 

Sistem Computer Assisted Test (CAT) sendiri kini menjadi standar dalam berbagai seleksi di Indonesia, termasuk Perades. Ini adalah metode ujian menggunakan komputer untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar secara transparan.

Meski klarifikasi telah disampaikan, sejumlah perwakilan warga masih merasa ada yang janggal. Mereka mempertanyakan tingkat kesulitan soal yang dianggap tidak lazim jika ada peserta yang mampu menjawab benar 100%. 

Meski gejolak di masyarakat masih terjadi, perlu ditekankan bahwa setiap tudingan atau kecurigaan mengenai adanya kecurangan harus didasari pada bukti-bukti yang valid dan data yang nyata. Pihak desa maupun penyelenggara menyatakan telah berupaya maksimal menjalankan seluruh tahapan seleksi sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.

Tanpa adanya bukti otentik yang dibawa oleh pihak yang merasa keberatan, hasil seleksi yang transparan dan berbasis sistem ini tetap menjadi acuan sah sesuai dengan berita acara yang telah ditandatangani oleh para peserta seleksi. 

 


Topik

Peristiwa magetan seleksi perangkat desa nguntorodadi desa nguntorodadi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Basworowati Prasetyo Nugraheni

Editor

A Yahya