Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz usai Serangan Israel ke Lebanon, AS Minta Segera Dibuka

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

09 - Apr - 2026, 12:44

Placeholder
Ilustrasi Selat Hormuz. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran dilaporkan menutup kembali Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dan gas dunia. Keputusan ini diambil di tengah kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat yang sebelumnya sempat meredakan situasi.

Penutupan tersebut terjadi tak lama setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026) pagi waktu setempat. Iran menilai aksi militer itu sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dicapai, meski Israel sebelumnya menyatakan Lebanon tidak termasuk dalam cakupan gencatan senjata.

Baca Juga : Baru Diaktifkan, Palang Batas Tinggi Kendaraan di Bendungan Lahor Rusak Diduga Ditabrak

Mengutip laporan Fars News, langkah Iran ini merupakan bentuk respons atas apa yang dianggap sebagai tindakan provokatif dari Israel. Bahkan, seorang sumber keamanan yang dikutip media tersebut menyebut Iran tengah menyiapkan langkah lanjutan.

"Setelah pelanggaran terus-menerus terhadap gencatan senjata sementara oleh rezim tentara Zionis terhadap Lebanon dan perlawanan Islam di negara itu, Iran sedang menyelesaikan rencana untuk melakukan operasi pencegahan terhadap posisi militer Israel di wilayah pendudukan," ujar sumber tersebut kepada Fars News.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Dalam kesepakatan itu, Iran disebut akan membuka kembali Selat Hormuz guna memastikan kelancaran pengiriman energi global. Bahkan, sempat dilaporkan dua kapal tanker berhasil melintas setelah mendapat izin dari otoritas Iran.

Namun, situasi kembali berubah setelah serangan Israel ke Lebanon. Iran kemudian memutuskan untuk menutup kembali jalur pelayaran strategis tersebut karena menilai adanya pelanggaran terhadap kesepakatan.

Di sisi lain, Amerika Serikat merespons cepat keputusan Iran tersebut. Gedung Putih mendesak agar Selat Hormuz segera dibuka kembali demi menjaga stabilitas global.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa penutupan jalur tersebut tidak dapat diterima dalam kondisi apapun. “Penutupan apa pun sama sekali tak dapat diterima,” ujar Leavitt, dikutip dari Euronews, Kamis (9/4). 

Ia juga menambahkan bahwa Presiden Donald Trump meminta agar akses di Selat Hormuz dibuka kembali tanpa hambatan. “Saya akan menegaskan kembali harapan dan tuntutan presiden (Trump) agar Selat Hormuz segera dibuka kembali dengan cepat dan aman,” lanjutnya.

Baca Juga : Penanganan Longsor Tutup Jalan pada 3 Titik di Wagir Sempat Dihentikan Lantaran Terkendala Cuaca

Selain itu, Leavitt menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah AS adalah memastikan jalur pelayaran internasional tetap terbuka tanpa pembatasan, termasuk tanpa pungutan terhadap kapal yang melintas.

“Prioritas utama dari presiden adalah dibukanya selat tanpa pembatasan, ataupun segala bentuk pungutan dan sebagainya,” ucapnya.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia. Gangguan di kawasan ini berpotensi besar mengganggu pasokan energi global dan memicu kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara.

Dengan situasi yang kembali memanas, dunia kini menaruh perhatian besar pada langkah selanjutnya dari Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Stabilitas di kawasan ini dinilai menjadi kunci penting bagi keamanan dan ekonomi global.


Topik

Internasional Iran Selat Hormuz konflik Timur Tengah Israel



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy