Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Incar UB di SNBP 2026? Ini Daftar Prodi dengan Daya Tampung Terbanyak

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

27 - Jan - 2026, 14:59

Placeholder
Salah satu bangunan di Kampus UB. (Foto: laman resmi UB)

JATIMTIMES - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 segera dibuka. Bagi siswa kelas XII yang mengincar Universitas Brawijaya (UB), kabar baik datang dari Malang. Kampus negeri favorit di Jawa Timur itu menambah total daya tampung mahasiswa baru pada jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.

Mengacu pada data resmi SNPMB, Universitas Brawijaya menyediakan 18.970 kursi mahasiswa baru pada 2026, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 18.855 mahasiswa. Meski demikian, jumlah kursi yang dialokasikan khusus jalur SNBP masih lebih kecil dibandingkan jalur SNBT.

Baca Juga : Pelayanan Publik Diakui Nasional, IPP Kota Kediri Peringkat 21 Se-Indonesia Tahun 2026

Pendaftaran SNBP sendiri dijadwalkan mulai 3 Februari 2026. Jalur ini menitikberatkan pada prestasi akademik siswa, nilai rapor, serta rekam jejak sekolah melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Beberapa fakultas di UB membuka peluang cukup besar bagi peserta SNBP. Fakultas Pertanian, misalnya, menyediakan ratusan kursi untuk sejumlah program studi. Berikut ini rinciannya: 

Daya Tampung Universitas Brawijaya di SNBP 2026

Fakultas Hukum
• Ilmu Hukum: 140 kursi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis
• S1 Akuntansi: 97 kusi
• S1 Ekonomi Islam: 31 kursi
• S1 Ekonomi Pembangunan: 35 kursi
• S1 Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan: 47 kursi
• S1 Kewirausahaan: 21 kursi
• S1 Manajemen: 75 kursi

Fakultas Ilmu Administrasi
• S1 Administrasi Bisnis: 93 kursi
• S1 Administrasi Pendidikan: 22 kursi
• S1 Administrasi Publik: 82 kursi
• S1 Ilmu Perpustakaan: 22 kursi
• S1 Pariwisata: 33 kursi
• S1 Perpajakan: 55 kursi

Fakultas Peternakan
• S1 Agribisnis: 104 kursi
• S1 Agribisnis (PSDKU) 42 kursi
• S1 Agroteknologi: 179 kursi
• S1 Agroteknologi PSDKU Kediri: 42 kursi
• S1 Kehutanan: 20 kursi

Fakultas Peternakan
• S1 Industri Peternakan Cerdas: 24 kursi
• S1 Peternakan: 159 kursi
• S1 Peternakan PSDKU Kediri: 42 kursi

Fakultas Teknik
• S1 Arsitektur: 37 kursi
• S1 Perencanaan Wilayah dan Kota: 37 kursi
• S1 Teknik Elektro: 44 kursi
• S1 Teknik Industri: 44 kursi
• S1 Teknik Kimia: 30 kursi
• S1 Teknik Mesin: 44 kursi
• S1 Teknk Pengairan: 37 kursi
• S1 Teknik Sipil: 37 kursi

Fakultas Kedokteran
• S1 Farmasi: 36 kursi
• S1 Kebidanan: 31 kursi
• S1 Kedokteran: 36 kursi

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
• S1 Agrobisnis Perikanan: 36 kursi
• S1 Akuakultur PSDKU Kediri: 42 kursi
• S1 Budidaya Perairan: 36 kursi
• S1 Ilmu Kelautan: 36 kursi
• S1 Manajemen Sumberdaya Perairan: 36 kursi
• S1 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan: 40 kursi
• S1 Sosial Ekonomi Perikanan PSDKU Kediri: 42 kursi
• S1 Teknologi Hasil Perikanan: 40 kursi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
• S1 Bioinformatika: 14 kursi
• S1 Biologi: 38 kursi
• S1 Fisika: 22 kursi
• S1 Ilmu Aktuaria: 20 kursi
• S1 Instrumentasi: 23 kursi
• S1 Kimia: 42 kursi
• S1 Matematika: 40 kursi
• S1 Sains dan Data: 14 kursi
• S1 Statistika: 42 kursi
• S1 Teknik Geofisika: 19 kursi

Fakultas Teknologi Pertanian
• S1 Bioteknologi: 36 kursi
• S1 Teknik Industri Pertanian: 70 kursi
• S1 Teknik Lingkungan: 40 kursi
• S1 Teknik Pertanian dan Biosistem: 33 kursi
• S1 Teknologi Bioproses: 25 kursi
• S1 Teknologi Pangan: 50 kursi

Baca Juga : Wali Kota Malang Pastikan Tak Ada Kongkalikong untuk Isi Jabatan Kosong

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
• S1 Hubungan Internasional: 50 kursi
• S1 Ilmu Komunikasi: 56 kursi
• S1 Ilmu Pemerintahan: 36 kursi
• S1 Ilmu Politik: 36 kursi
• S1 Psikologi: 58 kursi
• S1 Sosiologi: 42 kursi

Fakultas Ilmu Budaya
• S1 Antropologi: 25 kursi
• S1 Bahasa dan Sastra Prancis: 22 kursi
• S1 Pendidikan Bahasa Inggris: 46 kursi
• S1 Pendidikan Bahasa Jepang: 18 kursi
• S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 30 kursi
• S1 Sastra China: 26 kursi
• S1 Sastra Inggris: 60 kursi
• S1 Sastra Jepang: 40 kursi
• S1 Seni Rupa Murni: 19 kursi

Fakultas Kedokteran Hewan
• S1 Pendidikan Dokter Hewan: 48 kursi

Fakultas Kedokteran Gigi
• S1 Pendidikan Dokter Gigi: 33 kursi

Fakultas Ilmu Komputer
• S1 Pendidikan Teknologi Informasi: 36 kursi
• S1 Sistem Informasi: 56 kursi
• S1 Teknik Informatika: 56 kursi
• S1 Teknik Komputer: 40 kursi
• S1 Teknologi Informasi: 40 kursi

Fakultas Ilmu Kesehatan
• S1 Ilmu Keperawatan: 44 kursi
• S1 Ilmu Gizi: 36 kursi

Fakultas Vokasi
• D3 Administrasi Bisnis: 79 kursi
• D4 Desain Grafis: 42 kursi
• D3 Keuangan dan Perbankan: 75 kursi
• D4 Manajemen Perhotelan: 58 kursi
• D3 Teknologi Informasi: 78 kursi

Sebagai informasi, peserta SNBP 2026 merupakan siswa kelas terakhir SMA/SMK/MA, yang wajib memiliki NISN, prestasi akademik yang baik, serta memenuhi ketentuan khusus program studi tujuan. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga menjadi salah satu komponen penilaian.

Berikut jadwal SNBP 2026:
• Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
• Masa sanggah: 29 Desember 2025–15 Januari 2026
• Registrasi akun sekolah: 5–26 Januari 2026
• Pengisian PDSS: 5 Januari–2 Februari 2026
• Registrasi akun siswa: 12 Januari–18 Februari 2026
• Pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026
• Pengumuman hasil: 31 Maret 2026

Dengan bertambahnya daya tampung UB tahun ini, peluang lolos SNBP 2026 terbuka lebih lebar. Namun, persaingan tetap ketat, terutama di prodi-prodi favorit. Jadi bagaimana, sudahkah kamu menentukan pilihan program studi incaran di Universitas Brawijaya?


Topik

Pendidikan snbp 2026 ub universitas brawijaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri