JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah mempersiapkan aplikasi khusus untuk pemesanan jasa becak listrik dari bantuan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Nantinya, aplikasi khusus jasa becak listrik di Kabupaten Malang tersebut akan mirip dengan aplikasi order ojek maupun taksi online.
Upaya Pemkab Malang dalam mempersiapkan aplikasi khusus jasa becak listrik tersebut merupakan tindak lanjut dari saran yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko.
Baca Juga : Kendaraan Dinas Pemkab Malang Berusia Lebih dari 15 Tahun Dilelang
"Saya sampaikan kepada Pak Bupati, apabila penarik becak listrik ini ditambahkan aplikasi yang sama dengan Gojek, itu akan lebih menguntungkan lagi," ujarnya.
Keuntungan yang dimaksud tersebut, dijelaskan Teguh, berlaku baik bagi pekerja penarik becak listrik maupun penumpangnya. Di mana, salah satu keuntungan yang didapat penumpang ialah bisa mengangkut dua orang sekaligus tanpa harus kepanasan dan kehujanan.
Sementara untuk keuntungan bagi pekerja penarik becak dengan adanya aplikasi ialah lebih mudah dalam mendapatkan penumpang. Sehingga diharapkan bisa turut mendongkrak pendapatan mereka.
"Apabila penarik becak listrik ini ditambahkan aplikasi, akan lebih menguntungkan lagi, karena bisa lebih banyak, dua penumpang sekaligus," tuturnya.
Teguh menambahkan, hal menarik lainnya yang diharapkan juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan jasa becak listrik ialah dari teknologi yang disematkan. Sesuai namanya, becak bantuan dari Presiden Prabowo tersebut merupakan kendaraan transportasi listrik.
Jika dibandingkan jasa transportasi umum lainnya, misalnya ojek online, disampaikan Teguh, mayoritas pada ojek online tersebut masih menggunakan mesin berbahan bakar bensin. Sehingga dinilai kurang ramah lingkungan dan lebih mahal dari segi bahan bakar. Dibandingkan becak listrik yang tinggal mengisi daya menggunakan listrik.
"Ojek dengan motor saat ini masih banyak yang menggunakan bensin dan lain sebagainya. Sehingga becak listrik ini punya nilai plus, tinggal ditambahkan aplikasi untuk para penarik becak ini. Kemudian, becak ini juga ramah lingkungan, jadi jauh lebih menang (menguntungkan, red) lagi," bebernya.
Sebagaimana diberitakan, bantuan becak listrik dari dana pribadi Presiden Prabowo tersebut disalurkan oleh Yayasan GSN. Sedangkan untuk tahap awal, di Kabupaten Malang telah disalurkan 200 unit becak listrik pada Selasa (20/1/2026).
Baca Juga : Golkar Situbondo Salurkan 2,5 Ton Sembako untuk Korban Banjir Besuki
"Beliau (Presiden Prabowo) terenyuh, becak ini kan menjadi transportasi tradisional. Walaupun sudah ada Gojek dan lain-lain, tapi ini kan masih dibutuhkan oleh masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, dalam pernyataannya, Bupati Malang HM. Sanusi turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo. Sanusi menyebut, bantuan becak listrik tersebut dapat membantu masyarakat kecil khususnya para pekerja penarik becak. Sehingga mereka bisa terus melangsungkan hidup termasuk untuk mencari nafkah demi menghidupi keluarganya.
"Saya sebagai Bupati Malang sangat berterima kasih, ini bantuan yang sangat berharga untuk para abang-abang becak yang memang pekerjaan rutinitasnya adalah sebagai penarik becak," ujarnya.
Mempertimbangkan hal itulah, Sanusi berkomitmen untuk turut menyukseskan bantuan yang telah disalurkan oleh Presiden Prabowo tersebut. Termasuk menyediakan aplikasi khusus bagi penarik becak listrik sebagaimana saran yang disampaikan oleh Ketua Yayasan GSN.
"Nanti ditindaklanjuti oleh Dishub (Dinas Perhubungan Kabupaten Malang). Nanti Dishub yang akan bikin (aplikasi becak listrik)," pungkas Sanusi.
