JATIMTIMES - PT PLN (Persero) kian serius memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Malang Raya. Tak hanya membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), PLN juga mendorong pemanfaatan layanan Home Charging agar pengguna kendaraan listrik dapat mengisi daya langsung dari rumah.
Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, mengatakan layanan Home Charging menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang telah beralih ke kendaraan listrik. Melalui layanan ini, pemilik kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan nyaman tanpa harus bergantung sepenuhnya pada SPKLU publik.
Baca Juga : Pemasangan Erection Girder, Jalan Suparjan Mangun Wijaya Akan Ditutup Total Selama Empat Hari
“Kami juga mendorong penggunaan Home Charging bagi pemilik kendaraan listrik. Layanan ini memungkinkan masyarakat melakukan pengisian daya di rumah dengan daya 7.700 watt atau 10.600 watt,” ujar Agung, Kamis (22/1/2026).
Agung menjelaskan, PLN memberikan kemudahan sekaligus insentif bagi masyarakat yang ingin memasang Home Charging. Bahkan, program diskon untuk layanan ini masih berlaku hingga Juni 2026.
“Kami memberikan diskon hingga Juni 2026. Jadi masyarakat seperti memiliki SPBU sendiri di rumah,” tuturnya.
Menurut Agung, keberadaan Home Charging sangat relevan dengan pola penggunaan kendaraan listrik sehari-hari. Mayoritas pengisian daya dilakukan pada malam hari saat kendaraan tidak digunakan, sehingga lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas pengguna.
Di sisi lain, pengembangan Home Charging juga melengkapi keberadaan SPKLU yang saat ini telah tersebar di Malang Raya. Hingga kini, PLN mencatat terdapat 56 SPKLU aktif di wilayah tersebut dengan rata-rata sekitar 800 transaksi pengisian per hari.
Baca Juga : Pemasangan Erection Girder Jalan Tol, Jalan Suparjan Mangun Wijaya Akan Ditutup Total Selama Empat Hari
“Kalau untuk perjalanan jauh atau wisata, masyarakat tetap bisa memanfaatkan SPKLU. Tetapi untuk kebutuhan harian, Home Charging ini jauh lebih praktis,” kata Agung.
PLN UP3 Malang menilai kombinasi antara SPKLU publik dan Home Charging akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di masyarakat. Langkah ini sekaligus mendukung target nasional Net Zero Emission 2060 yang diproyeksikan dapat dipercepat menjadi 2040.
Ke depan, PLN berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dapat menjadikan Malang Raya sebagai kawasan percontohan penggunaan kendaraan listrik, dengan Home Charging sebagai tulang punggung kenyamanan penggunanya.
