Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Rabu Pon 21 Januari 2026: Awas Emosi Kerap Tak Terkontrol

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

21 - Jan - 2026, 06:39

Placeholder
Ilustrasi marah. (Foto: iStock)

JATIMTIMES – Tanggal 21 Januari 2026 bertepatan dengan Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk Wuku Medangkungan dengan neptu 14. Secara kalender Jawa, tanggal ini jatuh pada 2 Ruwah 1959 Jawa dan bertepatan dengan 2 Syakban 1447 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan pribadi yang tenang, simpatik, serta memiliki daya tarik alami. Meski demikian, ada sisi emosional yang perlu dijaga agar aktivitas sehari-hari berjalan lebih nyaman.

Baca Juga : Ramalan Zodiak Hari Ini: Saat yang Tepat Membaca Tanda-Tanda Kehidupan

Rabu Pon dikenal sebagai weton dengan neptu cukup besar, yakni 14. Karakternya lekat dengan sikap halus, sopan, dan penuh kehati-hatian. Dalam keseharian, pemilik weton ini cenderung waspada dalam mengambil langkah serta cukup beruntung dalam urusan penghidupan.

Namun, di balik pembawaan yang kalem, ada sisi lain yang kerap muncul. Rabu Pon mudah terkejut, senang mendapat pengakuan, dan tak jarang memperlihatkan kemampuan maupun pencapaiannya. Perasaannya sensitif, sehingga mudah tersinggung dan sering menyesali hal-hal yang sudah terjadi jika emosi tak terkontrol.

Dalam hitungan pangarasan, weton Rabu Pon berada pada Lakuning Rembulan. Watak ini melambangkan pribadi yang menenangkan, ramah, dan mudah menarik simpati. Kehadirannya kerap membuat suasana menjadi lebih cair dan menyenangkan.

Aura tersebut membuat Rabu Pon cukup disukai dalam lingkungan sosial. Sikapnya yang empatik dan hangat sering menjadikannya tempat berbagi cerita atau sandaran bagi orang lain.

Sementara itu, Pancasuda Rabu Pon berada pada Bumi Kapetak. Maknanya, sosok ini dikenal pekerja keras, tahan banting, dan mampu menahan kekecewaan dalam waktu lama. Kerapian dan kebersihan menjadi hal yang diperhatikan serius.

Meski begitu, sisi negatif juga menyertai. Ada kecenderungan menyimpan rasa kesal terlalu lama hingga berubah menjadi dendam. Tak jarang, kebaikan yang dilakukan pun luput dari perhatian orang sekitar.

Wuku Medangkungan berada di bawah naungan Bathara Basuki. Wuku ini menggambarkan kecakapan dalam berbicara, kemampuan beradaptasi, serta sikap menerima keadaan dengan lapang dada. Rasa syukur menjadi kunci utama dalam menjalani hari-hari di wuku ini.

Baca Juga : Update Tawuran Antar Pelajar di Malang: 7 Korban Luka-luka

Simbol lain Wuku Medangkungan menunjukkan sosok yang disegani, berakal panjang, dan pandai membaca situasi. Namun, setiap keputusan perlu melalui pertimbangan matang. Tidak cocok bersikap tergesa-gesa karena keraguan kerap muncul di awal.

Ada pula pantangan yang perlu diperhatikan. Selama tujuh hari di Wuku Medangkungan, disarankan menghindari perjalanan ke arah Timur untuk urusan yang sangat penting agar terhindar dari hal-hal yang kurang diharapkan.

Kabar baiknya, Rabu Pon di Wuku Medangkungan dinilai sebagai hari yang rahayu untuk urusan menyimpan hasil panen atau padi ke lumbung. Dalam kepercayaan Jawa, aktivitas ini dipercaya membawa berkah dan keberuntungan di kemudian hari.

Secara umum, Rabu Pon cocok menekuni pekerjaan yang menuntut ketenangan, kesabaran, dan konsistensi. Karier di bidang yang stabil dan minim tekanan dinilai lebih mendukung, dengan peluang kemapanan yang justru datang di usia matang.

Dalam urusan jodoh, Rabu Pon disebut selaras dengan weton yang mampu melengkapi neptunya, seperti Selasa Pon, Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing, Jumat Wage, atau Minggu Legi. 


Topik

Serba Serbi kalender jawa weton rabu pon



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri