Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

FSTeM UB Hadirkan Pakar Dunia, Kupas Aplikasi Matematika untuk Prediksi Tumor Otak hingga Industri

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

21 - Jul - 2026, 15:27

Placeholder
FSTeM UB terus memperluas kolaborasi akademik internasional melalui penyelenggaraan rangkaian kuliah Adjunct Professor pada mata kuliah kapita selekta sains komputasi. (ist)

JATIMTIMES - Program Studi Sarjana Matematika, Departemen Matematika Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas kolaborasi akademik internasional melalui penyelenggaraan rangkaian kuliah Adjunct Professor pada mata kuliah kapita selekta sains komputasi. Kegiatan ini menghadirkan dua ilmuwan bereputasi dunia dari Malaysia dan Pakistan yang mengulas penerapan matematika komputasi untuk menjawab berbagai persoalan di bidang kesehatan, teknik, hingga industri.

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mengikuti kuliah dari akademisi luar negeri, tetapi juga memperoleh pengalaman mempraktikkan berbagai metode komputasi yang saat ini banyak digunakan dalam riset maupun dunia profesional. Pendekatan itu memberikan gambaran bahwa matematika tidak lagi sebatas ilmu teoritis, melainkan menjadi fondasi dalam pengembangan berbagai inovasi teknologi.

1

Rangkaian kuliah pertama menghadirkan Associate Professor Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia Dr Mohana Sundaram Muthuvalu. Akademisi yang memiliki kepakaran di bidang Applied Mathematics, Numerical Analysis, Numerical Linear Algebra, serta Computational Science and Engineering tersebut memberikan dua sesi perkuliahan secara daring belum lama ini.

Baca Juga : Konflik Air di Kota Batu Berlarut, Pakar: Pemkot Jangan Abaikan Ruang Hidup Warga

Pada pertemuan pertama, mahasiswa mempelajari penerapan Finite Element Method (FEM) untuk analisis termal melalui praktik langsung menggunakan perangkat lunak MATLAB. Materi tersebut memperkenalkan bagaimana metode numerik digunakan untuk menganalisis distribusi panas yang banyak diterapkan pada bidang manufaktur, material, maupun rekayasa teknik.

1

Sementara pada sesi berikutnya, pembahasan beralih ke ranah teknologi kesehatan melalui topik Computational Methods for Brain Tumour Growth Prediction. Mahasiswa dikenalkan pada pemodelan matematika yang digunakan untuk memprediksi pertumbuhan tumor otak, sehingga memperoleh gambaran mengenai kontribusi matematika komputasi dalam mendukung penelitian medis modern.

Program kemudian berlanjut dengan menghadirkan Prof Dr Sohail Nadeem dari Quaid-i-Azam University, Pakistan. Profesor matematika yang memiliki H-indeks Scopus mencapai 84 itu dikenal luas melalui berbagai publikasi internasional di bidang mekanika fluida, matematika komputasi, pemodelan aliran darah, hingga penyelesaian persamaan diferensial nonlinier.

Prof Sohail, dalam dua sesi kuliah sebelumnya, membahas penerapan metode numerik untuk menyelesaikan berbagai persoalan rekayasa. Salah satunya adalah simulasi pesawat bomber menggunakan Metode Elemen Hingga serta pemodelan aliran darah dengan Metode Volume Hingga. Materi tersebut menunjukkan bagaimana pendekatan matematika mampu menghasilkan simulasi yang mendukung pengembangan teknologi di bidang teknik maupun kesehatan.

3

Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Ketua Program Studi Sarjana Matematika FSTeM UB Ummu Habibah SSi MSi PhD yang juga bertindak sebagai moderator.

Menurut Ummu Habibah, topik yang dihadirkan dalam program tersebut dipilih karena mencerminkan perkembangan terbaru riset matematika komputasi yang memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan dunia industri maupun kesehatan.

"Topik yang dibawakan sangat relevan dengan perkembangan sains komputasi saat ini," ujarnya.

Baca Juga : LGBT dan Kemiskinan: Menimbang Kembali Skala Prioritas Negara

Ia menjelaskan bahwa setiap sesi tidak hanya berisi pemaparan teori, tetapi juga dilengkapi praktik langsung menggunakan MATLAB sehingga mahasiswa dapat memahami penerapan metode komputasi secara lebih mendalam.

"Sesi hands-on memberikan pengalaman belajar yang berbeda," ucapnya.  "Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana teori matematika diterapkan untuk menyelesaikan persoalan riil di bidang industri maupun medis," sambung dia.

Menurut Ummu Habibah, materi mengenai prediksi pertumbuhan tumor otak maupun pemodelan aliran darah menjadi contoh bahwa matematika terapan kini semakin berperan dalam pengembangan inovasi teknologi kesehatan. Di sisi lain, keterlibatan akademisi internasional juga membuka peluang kolaborasi riset dan akses mahasiswa terhadap berbagai program internasional di bidang Mathematical Modelling dan Numerical Computation.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain diikuti mahasiswa peserta mata kuliah Kapita Selekta Sains Komputasi, kuliah ini juga dihadiri mahasiswa dari sejumlah program studi di lingkungan Departemen Matematika. Diskusi berlangsung aktif dengan beragam pertanyaan mengenai pemrograman, pemilihan metode numerik, pemodelan mekanika fluida, hingga akurasi komputasi dalam menyelesaikan persoalan teknik dan kesehatan.

Lewat penyelenggaraan Adjunct Professor ini, FSTeM UB tidak hanya memperluas jejaring akademik internasional, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang mempertemukan mahasiswa dengan perkembangan riset matematika terapan di tingkat global. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terlibat dalam riset kolaboratif dan menjawab tantangan multidisiplin yang semakin kompleks di masa depan.


Topik

Pendidikan FSTeM UB Universitas Brawijaya matematika tumor otak industri



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan