Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Viral Siswa Kota Batu Gagal Lolos OSN, Dindik Diduga Lalai Unggah Berkas

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - Jun - 2026, 07:48

Placeholder
Logo OSN. (Foto: laman resmi OSN)

JATIMTIMES - Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan kelalaian administrasi yang disebut membuat pelajar SD dan SMP di Kota Batu kehilangan kesempatan melaju ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi. Isu ini mencuat setelah hasil seleksi OSN Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026 diumumkan pada Jumat (26/6/2026).

Viralnya isu ini bermula dari unggahan akun Instagram @olimpiadefolk yang menyebut tidak adanya peserta dari Kota Batu yang lolos ke tahap berikutnya. Dalam unggahan tersebut disebutkan penyebabnya diduga karena berkas pendaftaran tidak diunggah oleh pihak terkait.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Sosialisasikan Sekolah Rakyat, Siap Beroperasi Pertengahan Juli

"[TRAGEDI PENDIDIKAN DI KOTA BATU] Sebuah berita yang benar-benar memilukan. Kelalaian administratif yang sangat fatal dari dinas terkait di Kota Batu telah menyebabkan seluruh pelajar SD dan SMP di kota tersebut gagal mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini. Alasan di balik bencana ini adalah kegagalan untuk mengunggah berkas-berkas pendaftaran." demikian keterangan akun tersebut. 

Unggahan itu juga menyebutkan bahwa akibat dari hal ini banyak kekecewaan yang dirasakan siswa, guru, hingga orang tua.

"Bayangkan kekecewaan ribuan siswa berbakat, guru, dan orang tua mereka yang telah bekerja keras mempersiapkan diri untuk momen ini. Ini bukan hanya tentang statistik; ini tentang kesempatan yang hilang bagi masa depan anak-anak kita." imbuhnya. 

Akun tersebut kemudian meminta adanya pertanggungjawaban atas dugaan kelalaian tersebut. "Ini adalah panggilan mendesak untuk akuntabilitas. Birokrasi harus mendukung, bukan menghambat, potensi anak bangsa." lanjut akun tersebut. 

Isu serupa juga ramai dibahas di Threads. Akun @indah_sulistiyowat*** mengaku awalnya heran lantaran tidak menemukan satu pun nama peserta asal Kota Batu dalam daftar yang lolos ke tingkat provinsi.

"Tadi saya sempat membaca di thread tentang hasil OSN anaknya dari sebuah SD di Kota Batu, dia heran kenapa tidak ada satupun nama dari Kota Batu yang lolos ke Provinsi. Ternyata ini jawabannya. Jahat banget sih mengubur mimpi anak2 yang sudah belajar keras, belum lagi ortu yang keluar biaya untuk bimbel." jelas akun tersebut. 

Ia juga menyinggung adanya dugaan tidak dilaksanakannya gladi bersih sebelum pelaksanaan seleksi. "Ada yang bilang Dinas menolak gladi bersih, bahkan sekolah dilarang mengadakan gladi bersih sendiri. Akibatnya begini ini." imbuhnya. 

Keluhan senada datang dari akun Instagram @bilqisfnabi***. Ia mempertanyakan prosedur pelaksanaan OSN yang disebut tanpa gladi bersih. "Dalam prosesnya, Kota Batu tidak berkenan mengadakan gladi bersih. Banyak sekolah sudah meminta dan mencoba berkomunikasi untuk pengadaan gladi bersih." ungkapnya. 

Menurutnya, masih belum jelas apakah persoalan utama berasal dari berkas yang tidak diunggah atau justru jawaban peserta yang gagal dikirim.

"Yang masih menjadi pertanyaan: apakah kesalahan berkas tidak diupload, ataukah karena jawaban semua peserta tidak diupload karena operator dinas tidak tahu prosedur karena tidak ada gladi bersih? Sekolah mau mengadakan secara mandiri juga tidak diperkenankan." ucapnya.

Unggahan tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan jika benar kesempatan siswa hilang akibat persoalan administrasi.

"Udah bener OSN itu offline aja, ini malah online. Orang dinasnya aja ga benar kerjanya," tulis akun @irmamutias***.

Baca Juga : Jadwal Round of 32 Piala Dunia 2026, Bagan Lengkap hingga Waktu Kick-off

Komentar lain meminta adanya solusi agar para siswa tidak menjadi korban.

"Harusnya ada kebijakan khusus gak sih, kasian anak anak, gak kebayang kecewanya kayak apa," tulis akun @edisuryab***. 

Sementara akun @chandraningse*** mengaku anaknya sampai menangis setelah menunggu hasil pengumuman.

"Astaghfirullah anak saya sampai nangis, bimbingan rutin, belajar lembur2, ngerjakan dengan sungguh2, harap2 cemas hasilnya dari kmrn pagi, astaghfirullah.... Tolong tanggungjawabnya." ujarnya. 

Ada pula warganet yang menilai dugaan kelalaian tersebut harus dipertanggungjawabkan.

"Lalai yg merugikan, layak dipecat itu karyawan rakyat. Kerja tak profesional, honor gak pernah lambat," tulis akun @0542_nurha.tam***.

Apa Itu OSN?

Sebagai informasi, Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan kompetisi akademik tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ajang ini menjadi wadah pencarian siswa-siswa terbaik di bidang sains mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.

Seleksi dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota (OSN-K), provinsi, hingga nasional. Pengumuman hasil OSN-K 2026 untuk jenjang SD dan SMP telah dilakukan pada 26 Juni 2026, sedangkan babak final tingkat nasional dijadwalkan berlangsung pada 25-31 Agustus 2026.

Hingga berita ini ditulis, JatimTIMES masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Pendidikan Kota Batu maupun pihak penyelenggara OSN terkait beredarnya dugaan kelalaian administrasi tersebut. 


Topik

Pendidikan OSN Olimpiade Sains Nasional Kota Batu Dindik Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan