JATIMTIMES - Kabar membahagiakan datang bagi ratusan keluarga di Kota Batu. Sebanyak 226 jemaah haji kloter 4 dijadwalkan pulang ke Kota Batu pada Selasa (2/6/2026) setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Arab Saudi. Hingga menjelang kepulangan, seluruh jemaah dipastikan dalam kondisi sehat.
Wali Kota Batu Nurochman bersama istrinya, Siti Faujiyah, yang juga mengikuti ibadah haji, dalam kondisi sehat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Batu, Basuki Rachmad.
Baca Juga : Beasiswa SEHAT Dibuka Khusus Mahasiswi Poltekkes Kemenkes: Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya
Basuki mengatakan kondisi kesehatan para jemaah terjaga dengan baik selama menjalani ibadah di Arab Saudi. Hal ini tidak lepas dari dukungan keluarga serta doa masyarakat yang terus mengalir selama jemaah berada di Tanah Suci.
“Alhamdulillah seluruh jemaah haji kloter 4 Kota Batu dalam keadaan sehat atas doa dan dukungan masyarakat Kota Batu,” kata Basuki, Senin (1/6/2026).
Menurut dia, pesawat yang membawa rombongan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Senin (1/6/2026) malam. Setelah menjalani sejumlah prosedur kedatangan di Asrama Haji Surabaya, para jemaah akan langsung diberangkatkan menuju Kota Batu.
“Perkiraan jemaah masuk Asrama Haji sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB. Setelah proses administrasi selesai, jemaah diberangkatkan menuju Kota Batu dan diperkirakan tiba sekitar pukul 04.00 WIB,” jelasnya.
Basuki menilai pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan relatif lancar. Selain faktor pelayanan yang dinilai semakin baik, kekompakan antarjemaah juga menjadi salah satu pendukung kelancaran selama berada di Arab Saudi.
Baca Juga : Libur Panjang Akhir Mei Dongkrak Okupansi Hotel di Kota Batu hingga 80 Persen
Ia mengungkapkan, semangat kebersamaan yang terjalin di antara anggota kloter membuat para jemaah saling membantu dan menguatkan selama menjalankan ibadah. Situasi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kondisi fisik maupun mental para jemaah.
Meski demikian, sempat terjadi satu kasus gangguan kesehatan yang dialami seorang jemaah dari daerah lain yang tergabung dalam kloter tersebut saat berada di Jeddah. Namun berkat penanganan cepat tim kesehatan, kondisi jemaah tersebut berangsur membaik dan dapat kembali bergabung bersama rombongan hingga pulang ke Indonesia.
“Alhamdulillah bisa tertangani dengan baik dan akhirnya dapat pulang bersama-sama dengan jemaah lainnya,” tutupnya.
