Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pemkot Malang Usulkan Dua Sapi Kurban untuk Presiden Prabowo, Bobot Capai 1 Ton

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

23 - May - 2026, 18:47

Placeholder
Pemkot Malang mengusulkan dua ekor sapi yang beratnya mencapai 1 ton untuk hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.(Foto/Ilustrasi: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang mengusulkan dua ekor sapi kurban untuk Presiden RI Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 2026.

Dua sapi tersebut berasal dari peternakan di Kecamatan Kedungkandang dan Lowokwaru. Masing-masing sapi memiliki bobot sekitar satu ton per ekor dan kini masih menunggu proses lanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga : Mengenal Zipo, Sapi Simental Monster 1 Ton Milik Warga Geni Langit Magetan yang Dipilih Presiden Prabowo untuk Kurban

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan mengatakan, usulan tersebut telah disampaikan secara resmi melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. “Pemkot Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang mengusulkan dua pilihan sapi kurban untuk Bapak Presiden Prabowo. Surat usulan sudah masuk di Dinas Peternakan Provinsi,” ujar Slamet.

Selain itu, pihaknya kini masih menunggu jadwal pemanggilan peternak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk proses administrasi lanjutan, termasuk penyelesaian transaksi pembayaran sapi kurban.

“Untuk saat ini masih menunggu kabar dari provinsi kapan peternak diundang ke provinsi,” katanya.

Adapun dua sapi yang diusulkan terdiri dari jenis Brangus dan Limosin. Sapi Brangus berasal dari peternakan di Kedungkandang, sedangkan sapi Limosin berasal dari wilayah Lowokwaru.

Meski demikian, Dispangtan Kota Malang tidak mengetahui nilai transaksi sapi tersebut. Sebab, proses pembayaran dilakukan langsung antara peternak dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

“Biasanya ada utusan dari Sekretariat Presiden yang ikut datang juga di Dinas Peternakan Provinsi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan, penentuan sapi usulan dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria teknis. Mulai dari kondisi kesehatan ternak, usia sapi, hingga kondisi fisik yang dinilai layak untuk hewan kurban Presiden.

“Yang jelas sapi dalam kondisi sehat, tidak cacat, sudah umur, dan tidak poel,” jelasnya.

Baca Juga : Viral Penampakan Hewan Mirip Macan di Cangar Kota Batu, Ini Penjelasan Tahura

Tak hanya itu, lokasi peternakan juga dipilih setelah dilakukan survei langsung oleh tim terkait. Dari hasil peninjauan tersebut, dua peternakan dinilai memenuhi syarat dari sisi kualitas ternak maupun bobot sapi.

Menurut Slamet, tahun ini Pemkot Malang hanya mengusulkan dua ekor sapi. Namun, nantinya hanya satu sapi yang akan dipilih sebagai hewan kurban Presiden, sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya.

“Seperti tahun kemarin cuma satu,” katanya.

Sementara itu, untuk lokasi penyaluran sapi kurban Presiden, Pemkot Malang merencanakan penyerahan kepada Masjid Sabilillah melalui koordinasi bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang.

Mekanisme penyembelihan nantinya masih akan dibahas lebih lanjut bersama takmir masjid dan pihak terkait. Opsi penyembelihan dimungkinkan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) maupun langsung di lingkungan masjid.

“Nanti kami koordinasikan dengan bagian Kesra dan takmir Masjid Sabilillah,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan dispangtan kota malang sapi kurban prabowo subianto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana