Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Korban Kedua Banjir Sungai Basean Jatibanteng Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Gabungan di Situbondo Resmi Ditutup

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

12 - Mar - 2026, 17:29

Placeholder
Proses evakuasi korban hanyut akibat banjir luapan sungai basean Jatibanteng di aliran sungai dusun Bloro, Kecamatan Besuki, Kamis (12/3/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua yang hanyut akibat banjir di aliran Sungai Basean, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Korban bernama Jelani (53), warga Dusun Krajan, Desa Sumberanyar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (12/3/2026).

Penemuan ini sekaligus menutup operasi pencarian yang telah dilakukan selama empat hari oleh tim SAR gabungan. Sebelumnya, satu korban lain bernama Tohari (44), warga Dusun Krajan RT 01 RW 02 Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng, juga ditemukan lebih dulu pada Selasa (10/3/2026).

Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo Timbul Surjanto melalui Koordinator Pusdalops PB BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, Jelani merupakan korban hanyut yang terseret arus banjir Sungai Basean pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Korban ditemukan pada hari keempat operasi SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir aliran sungai wilayah Dusun Bloro Barat, Desa Bloro, Kecamatan Besuki,” ujar Puriyono, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, pada hari keempat pencarian tim SAR gabungan mulai bergerak sekitar pukul 09.00 WIB dengan membagi personel menjadi dua tim penyisiran. Tim pertama melakukan pencarian dari muara Sungai Lubawang menuju hulu Sungai Basian, sedangkan tim kedua melakukan penyisiran dari wilayah Desa Bloro menuju arah hilir.

Sekitar pukul 10.41 WIB, tim yang menyisir di wilayah Dusun Bloro Barat mencium bau menyengat dari arah tepi sungai. Setelah dilakukan pengecekan, tim menemukan sesosok mayat laki-laki dalam posisi tengkurap dengan sebagian tubuh tertimbun pasir.

“Tim SAR kemudian melakukan evakuasi dengan menggali pasir yang menutupi tubuh korban. Sekitar pukul 11.20 WIB jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan,” jelas Puriyono.

Selanjutnya jenazah dibawa menuju RSUD Besuki menggunakan mobil Tagana Rescue untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung dibawa ke kamar jenazah untuk proses identifikasi.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga serta Kepala Desa Sumberanyar, ciri-ciri korban dipastikan sesuai dengan Jelani yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus banjir Sungai Basean.

Baca Juga : Beredar Website OPD Palsu, Kadispendukcapil Jember Ingatkan Masyarakat Waspadai Pencurian Data NIK

Setelah proses identifikasi selesai, pihak RSUD Besuki menyerahkan jenazah kepada keluarga pada pukul 15.00 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Krajan, Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng menggunakan ambulans untuk dimakamkan.

Puriyono menambahkan, dengan ditemukannya korban kedua tersebut maka operasi SAR gabungan secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup oleh Koordinator Basarnas dari Kantor SAR Banyuwangi.

Sementara itu, dalam operasi pencarian ini berbagai unsur terlibat, di antaranya BPBD Situbondo, Basarnas Banyuwangi dan Jember, aparat kepolisian dari Polsek Besuki dan Polsek Jatibanteng, personel TNI dari Koramil setempat, Tagana, pemerintah kecamatan dan desa, serta pihak keluarga korban.

Sebelumnya diberitakan, korban pertama bernama Tohari (44) ditemukan pada Selasa (10/3/2026) sore di pinggir aliran Sungai Lubawang, tepatnya di Dusun Petak, Desa Bloro, Kecamatan Besuki, setelah beberapa hari dinyatakan hilang akibat banjir.

Dengan ditemukannya kedua korban tersebut, pihak BPBD Situbondo mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi banjir dan derasnya arus sungai saat curah hujan tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.


Topik

Peristiwa situbondo korban banjir operasi sar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri