JATIMTIMES - Bank Jatim bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem di halaman Pasar Pakisaji, Kabupaten Malang yang bertajuk "Ramadan Penuh Berkah, UMKM Tumbuh Lebih Mudah".
Pemimpin Bank Jatim Cabang Kepanjen Satria Dananjaya menyampaikan, kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem di halaman Pasar Pakisaji ini merupakan rangkaian kegiatan dari Bank Jatim dalam rangka meningkatkan ekonomi lokal.
Baca Juga : Wali Kota Blitar Serahkan Bantuan Program Keluarga Unggul, Kolaborasi LAZISNU–Indomaret
"Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem ini dalam rangka menggerakkan dan meningkatkan ekonomi lokal serta untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, Bank Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang menggelar kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem selama lima hari. Mulai tanggal 10 Maret sampai 14 Maret 2026," ungkap Satria, Selasa (10/3/2026).
Pihaknya menyebut, untuk rangkaian awal kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem dimulai di halaman Pasar Pakisaji pada tanggal 10 sampai 12 Maret 2026, mulai pukul 13.00 sampai 18.00 WIB. Di mana dalam pelaksanaannya, Bank Jatim melibatkan para pelaku UMKM lokal di sekitar wilayah Kecamatan Pakisaji.
"Dalam kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem di halaman Pasar Pakisaji ini diikuti oleh 10 pelaku UMKM lokal dengan menjual berbagai barang kebutuhan, seperti sembako, jajanan UMKM serta produk makanan khas," tutur Satria.

Dalam kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem dari Bank Jatim di halaman Pasar Pakisaji ini juga disediakan 500 kupon potongan belanja, masing-masing senilai Rp 10 ribu. Di mana bagi masyarakat yang telah memiliki kupon tersebut, dapat digunakan untuk transaksi pembelian bahan kebutuhan di tenant-tenant yang ada di Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem.
Termasuk di dalamnya, Bank Jatim juga menyediakan bahan kebutuhan pokok yang dapat dibeli dengan harga terjangkau. Yakni mulai Beras Premium 3 kilogram seharga Rp 47 ribu, gula 1 kilogram Rp 17 ribu dan minyak goreng fortune 1 liter Rp 20 ribu.
Selain itu, dalam kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem di halaman Pasar Pakisaji juga disediakan layanan cek kesehatan gratis, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta layanan perpajakan daerah oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang.
Satria menyebut, selama kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem berlangsung di halaman Pasar Pakisaji, para pengunjung juga diberikan literasi keuangan digital berupa sistem pembayaran menggunakan QRIS Bank Jatim.
Baca Juga : Kisah Zaenal, Porter Stasiun Kota Baru Malang yang Hanya Dapat Tiga Penumpang Selama Ramadan
"Selama kegiatan berlangsung, pengunjung juga diberikan edukasi untuk melakukan transaksi digital melalui QRIS Bank Jatim serta dikenalkan dengan fasilitas permodalan kredit dari Bank Jatim bagi UMKM potensial," tutur Satria.
Menurutnya, kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem ini merupakan komitmen nyata dari Bank Jatim bersama Pemkab Malang dalam mendukung kebangkitan UMKM lokal, khususnya di Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
"Melalui kegiatan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas Kabupaten Malang sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan binaan UMKM dari Bank Jatim maupun Pemkab Malang kepada masyarakat secara luas," jelas Satria.
Lebih lanjut, dalam kegiatan Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem tahun 2026 ini, Bank Jatim secara keseluruhan menyediakan 2.500 kupon potongan harga masing-masing senilai Rp 10 ribu. Di mana sebanyak 500 kupon dibagikan kepada masyarakat untuk bertransaksi di halaman Pasar Pakisaji mulai tanggal 10 sampai 12 Maret 2026. Sedangkan 2.000 kupon sisanya digunakan untuk bertransaksi di halaman Pasar Sumedang, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada tanggal 13 sampai 14 Maret 2026.
"Puncak acara Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem pada tanggal 13 sampai 14 maret 2026 di Pasar Sumedang Kepanjen itu akan dibuka oleh Bapak Bupati Malang dan jajaram kepala perangkat daerah dengan menghadirkan 60 pelaku UMKM lokal yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat dengan dimeriahkan musik lokal, hadrah, cek kesehatan gratis dan pemberian santunan untuk anak yatim," pungkas Satria.
