Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Jangan Asal Minum, Ini Waktu Tepat Konsumsi Vitamin Saat Puasa

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

24 - Feb - 2026, 19:30

Placeholder
ilustrasi.(Foto: Istimewa/ Unsplash/ james rodney)

JATIMTIMES - Menjaga stamina selama puasa tak cukup hanya dengan makan kenyang saat sahur dan berbuka. Asupan vitamin dan mineral juga berperan penting agar tubuh tetap fit menjalani aktivitas seharian.

Namun, tak banyak yang menyadari bahwa waktu konsumsi vitamin turut memengaruhi penyerapannya di dalam tubuh. Jika dikonsumsi pada waktu yang kurang tepat, manfaatnya bisa jadi tidak maksimal.

Baca Juga : Pernyataan Sahur Ganggu Jam Tidur Picu Polemik, Influencer Cut Rizki Diserbu Netizen

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan bahwa kebutuhan vitamin dan mineral pada dasarnya dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari. Meski begitu, dalam kondisi tertentu, suplemen bisa membantu menjaga daya tahan tubuh selama Ramadan.

“Tubuh membutuhkan zat gizi yang cukup untuk menjaga kerja dan fungsinya. Bukan hanya apa yang dikonsumsi, tapi juga kapan diminum,” ujarnya.

Menurutnya, saat sahur sebaiknya mengonsumsi vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan vitamin B kompleks. Waktu idealnya sekitar 30 menit sebelum makan sahur.

Vitamin B kompleks membantu proses metabolisme zat gizi menjadi energi, sehingga tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Sementara vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang mendukung sistem imun.

Selain itu, mineral zinc juga bisa dikonsumsi saat sahur karena berperan dalam menjaga daya tahan tubuh serta membantu proses pemulihan.

Berbeda dengan sahur, waktu berbuka lebih cocok untuk mengonsumsi vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, termasuk omega 3. Jenis vitamin ini membutuhkan lemak agar dapat diserap dengan optimal, sehingga sebaiknya diminum setelah makan.

Vitamin A, D, E, dan K diketahui berperan penting dalam menjaga kesehatan mata, tulang, sistem imun, hingga proses pembekuan darah. Mengonsumsinya bersama makanan yang mengandung lemak sehat akan membantu penyerapan lebih maksimal.

Baca Juga : Olahraga Malam saat Puasa Bolehkah? Simak Penjelasan Dokter RSI Unisma Ini

“Vitamin larut lemak membutuhkan lemak sebagai media penyerapan, jadi sebaiknya diminum setelah makan,” jelasnya.

Selain vitamin, magnesium dan kalsium juga dapat dipertimbangkan, terutama bagi yang mudah merasa lelah. Kedua mineral ini mendukung fungsi otot dan saraf, membantu relaksasi, serta berkontribusi pada kualitas tidur yang lebih baik.

Meski demikian, pemenuhan gizi tetap sebaiknya mengandalkan makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka. Suplemen hanya bersifat tambahan dan bukan pengganti pola makan sehat.

Bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen tambahan agar tetap aman selama menjalankan ibadah puasa.

“Kalau memiliki riwayat penyakit tertentu atau sedang dalam pengobatan, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter,” pungkasnya.


Topik

Kesehatan Vitamin konsumsi vitamin puasa ramadan Dinkes Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni