Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

10 Jenis Salat Sunnah Paling Dianjurkan dan Miliki Manfaat Istimewa

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

25 - Sep - 2024, 15:22

Placeholder
Potret seorang pria melaksanakan salat. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Salat sunnah merupakan amalan tambahan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Selain melengkapi kekurangan dalam salat wajib, salat sunnah juga memiliki banyak keutamaan dan manfaat yang luar biasa bagi kehidupan dunia dan akhirat. 

Dari Salat Dhuha yang membuka pintu rezeki hingga Salat Tahajud yang memperbaiki kualitas hidup, setiap jenis salat sunnah memiliki keistimewaan tersendiri. Berikut ini akan diulas sepuluh salat sunnah paling dianjurkan, lengkap dengan manfaat spiritual yang bisa dirasakan oleh mereka yang konsisten melaksanakannya.

1. Salat Dhuha

Baca Juga : Viral Jamur Bersarang di Telinga Wanita Tangsel, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Salat Dhuha dikenal sebagai amalan untuk memohon kelancaran rezeki dan kemudahan urusan hidup. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan salat ini pada pagi hari, mulai dari saat matahari naik setinggi tombak hingga menjelang waktu Dzuhur. Jika dikonversi ke waktu sekarang, salat Dhuha bisa dilakukan sekitar pukul 07.00 hingga 11.00 pagi. Jumlah rakaat minimal adalah dua, dan maksimal 12 rakaat, dengan salam setiap dua rakaat.

2. Salat Istikharah

Salat Istikharah dianjurkan bagi mereka yang sedang dihadapkan pada pilihan yang membingungkan. Salat ini bertujuan agar Allah SWT memberikan petunjuk terbaik atas keputusan yang akan diambil. Salat Istikharah dilakukan dua rakaat, dan sangat baik jika dikerjakan pada malam hari, dilanjutkan dengan memperbanyak doa memohon bimbingan dari Allah SWT.

3. Salat Hajat

Jika memiliki permintaan khusus atau keinginan yang ingin diwujudkan, umat Islam dapat melaksanakan Salat Hajat. Salat ini terdiri dari dua rakaat, dan dapat dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk melaksanakan salat. Melalui Salat Hajat, seseorang memohon kepada Allah SWT agar permintaannya dikabulkan.

4. Salat Tahajud

Salat Tahajud adalah salah satu salat sunnah yang sangat dianjurkan untuk memperbaiki kehidupan dunia dan akhirat. Salat ini dilaksanakan pada malam hari setelah tidur sebentar, dan waktu terbaiknya adalah di sepertiga malam terakhir. Jumlah rakaat minimal dua dan maksimal 12 rakaat, dengan salam setiap dua rakaat. Tahajud juga dikenal sebagai bentuk ibadah malam (qiyamul lail) yang penuh berkah.

5. Salat Qabliyah Subuh

Salat sunnah dua rakaat sebelum Subuh (Qabliyah Subuh) memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan dikatakan lebih baik daripada dunia dan seisinya. Salat ini termasuk dalam kategori sunnah rawatib, yaitu ibadah sunnah yang mengiringi salat wajib. Salat ini dilakukan tepat sebelum salat Subuh dan sangat dianjurkan untuk tidak ditinggalkan.

6. Salat Istisqa'

Salat Istisqa’ adalah salat yang dilakukan ketika suatu wilayah mengalami kekeringan dan kekurangan air. Umat Islam dianjurkan melaksanakan salat ini untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan. Salat Istisqa’ dilakukan dengan dua rakaat, dan tata caranya mirip dengan salat Id, dengan tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua. Salat ini disarankan untuk dilakukan di tempat terbuka sambil memperbanyak doa dan istighfar.

7. Salat Taubat

Baca Juga : Lolos Seleksi UCCN, Pj Wali Kota Malang: Kita Punya Potensi Jadi Kota Kreatif

Setiap kali seseorang merasa bersalah dan ingin memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan, sangat dianjurkan untuk segera melaksanakan Salat Taubat. Salat ini terdiri dari dua rakaat, dan setelahnya, dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan penyesalan atas kesalahan yang telah diperbuat. Salat ini adalah bentuk permohonan ampunan dan komitmen untuk tidak mengulangi dosa tersebut.

8. Salat Tarawih

Salat Tarawih merupakan salat sunnah khusus yang dilaksanakan pada malam-malam bulan Ramadan, setelah salat Isya hingga menjelang Subuh. Ada perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaatnya, sebagian mengatakan delapan rakaat, sementara yang lain mengatakan 20 rakaat. Di masa Nabi SAW, Salat Tarawih dikenal dengan istilah Qiyam Ramadhan dan dilakukan secara berjamaah maupun sendirian.

9. Salat Witir

Salat Witir adalah salat sunnah yang sangat dicintai oleh Allah SWT karena dilakukan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat. Biasanya, Salat Witir dilakukan setelah salat Isya dan menjadi penutup rangkaian ibadah malam. Meski minimal satu rakaat, umumnya umat Islam mengerjakannya sebanyak tiga rakaat. Salat ini sangat dianjurkan, terutama setelah melaksanakan Salat Tarawih di bulan Ramadan.

10. Salat Qabliyah dan Ba'diyah Dzuhur  

Salat Qabliyah empat rakaat sebelum Dzuhur dan Ba'diyah empat rakaat setelah Dzuhur adalah bagian dari salat sunnah rawatib yang sangat ditekankan. 

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa orang yang menjaga salat sunnah ini akan mendapatkan keutamaan besar, termasuk diharamkan jasadnya dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Salat ini merupakan bagian dari 12 rakaat sunnah rawatib yang sangat dianjurkan setiap hari.

Dengan melaksanakan salat-salat sunnah ini, seorang muslim tidak hanya mendapatkan pahala tambahan, tetapi juga berbagai manfaat luar biasa baik di dunia maupun akhirat. Semoga informasi ini bermanfaat! 


Topik

Agama salat sunnah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Agama

Artikel terkait di Agama