Mantan Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat, turut bangga dengan prestasi Kota Blitar yang kembali meraih penghargaan piala Adipura yang ke empat belas kalinya berturut-turut dari pemerintah Republik Indonesia.
Djarot yang dua periode menjabat wali kota di Bumi Bung Karno berharap raihan yang positif itu bisa dijaga.
Sehingga membawa manfaat nyata untuk warga Kota Blitar, bahkan menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
"Artinya, ini prestasi sebagai kota yang bersih, yang rapi, itu masih bisa dipertahankan. Kemudian, saya cuma pesan kepada seluruh ASN Kota Blitar untuk tetap bekerja yang keras, rajin, jujur dan tetap semangat untuk melayani. Dengan cara apa, ya turun ke bawah. Apa yang ingin dikehendaki masyarakat, apa persoalannya dan bagaimana solusinya," kata dia kepada BLITARTIMES di ruang Sasana Praja Pemerintah Kota Blitar, Selasa (15/01/2019).
Djarot menilai, mindset penyelenggara hingga pegawai di jajaran pemerintah Kota Blitar telah berubah cukup signifikan dari masa pemerintahannya hingga saat ini.
Hal tersebut, kata dia, terlihat dari pelayanan kepada masyarakat.
"Paling mengesankan itu perubahan mindset. Kalau kita berfikir dari yang dulunya itu minta dilayani sekarang harus bisa melayani. Karena birokrasi itu dibentuk untuk melayani warga, melayani dengan hati secara maksimal," ucapnya dalam rangka kunjungan silaturahmi dengan Pemerintah Kota Blitar.
Melihat tren positif yang diraih Kota Blitar dalam hal menjaga kebersihan dan penataan ruang daerah, mantan orang nomor satu di Kota Blitar ini berpesan, pentingnya peningkatan pengelolaan sampah dengan mengurangi sampah plastik.
Kemudian, program sanitasi juga terus digalakkan. Persoalan penataan pedagang kaki lima juga penting untuk dikelola dengan baik.
"Untuk kebersihan yah, kita kasih pemahaman kepada warga untuk mengolah, mengurangi sampah plastik, karena ini sangat mencemari. Sanitasi harus tetep digalakkan yah, tidak BAB sembarangan. PKL juga harus lebih tertata dengan baik," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.(*)
