Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Meriahkan Berdirinya Kerajaan Majapahit ke 725, Putri Simping Akan Bawakan Tari Genjring

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Heryanto

06 - Oct - 2018, 18:41

Placeholder
Putri Simping bersemangat latihan tari genjring.(Ist)

Menjelang “Festival Getih Getah Gulo Kelopo” yang akan diselenggarakan 17 November 2018 nanti di Candi Simping, masyarakat Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar mulai bersiap-siap.

Mereka sangat berantusias menyambut acara yang diselenggarakan setahun sekali ini. Dengan mengusung semangat gotong royong dan keguyuban masyarakat, nantinya masing-masing dusun di Desa Sumberjati akan menyumbangkan beberapa kesenian.

Tak terkecuali dikalangan anak-anak seperti Meysha, Aulia, Egalita dan Vivi misalnya.

Mereka adalah anak-anak dari Dusun Sumberjati yang akan menyumbangkan kemampuan mereka menari di acara Festival Getih Getah Gula Kelapa.

“Kami mau menampilkan Tari Genjring,” sahut Aulia.

Menurut Huda, orang tua dari salah satu penampil menjelaskan Tari Genjring itu sendiri merupakan tari kreasi budaya antara gerakan Jawa, Bali dan Sunda.

“Tarian ini adalah tarian kelompok yang menggambarkan tentang keceriaan anak-anak yang ekspresif, yang diiringi oleh musik genjring dan bedug,” jelasnya.

Kelompok tari anak-anak yang menamakan diri mereka sebagai Putri Simping ini rutin mengadakan latihan setelah pulang dari sekolah.

Dengan berbekal bimbingan dari guru kesenian mereka di sekolah, mereka mengembangkan gerakan tari tersebut di rumah.

Selain itu, Festival Getih Getah Gulo 17 November 2018 nanti tergolong cukup spesial. Pasalnya selain bertepatan dengan hari jadi Kerajaan Majapahit yang ke- 725 tahun, juga akan dimeriahkan oleh 30 performers seni dan budaya dari berbagai daerah di Blitar.

Candi Simping sendiri memiliki sejarah penting dalam peradaban nusantara. Di candi inilah abu Raden Wijaya sang pendiri Majapahit didarmakan.

“Di Sumberjati sendiri sebenernya banyak sekali anak-anak yang pengen belajar tari, mereka ngeyel minta dicarikan pelatih. Tapi sementara ya saya latih dulu di rumah, yang penting tampil dulu, sapa tau nanti dari orang-orang seni yang hadi ada yang melihat penampilan mereka dan nantinya ada yang tertarik untuk melatih” kata Huda.

Dalam kesempatan lain sekertaris Dewan Kesenian Kabupaten Blitar, Rahmanto Adi menyambut baik hal tersebut.

Dengan terus terselenggaranya acara Festival Getih Getah Gulo Kelopo di Candi simping ini nanti, harapannya dapat menggali berbagai potensi kearifan lokal yang ada. Utamanya kesenian dan Budaya di Desa Sumberjati sendiri.

“Harapan kami dengan acara ini potensi-potensi seni budaya di wilayah sekitar Candi Simping akan tergali dan dapat berkembang. Dan kedepan Simping bisa menjadi pusat seni budaya di Blitar,” pungkasnya.


Topik

Agama berita-blitar Meriahkan-Berdirinya-Kerajaan-Majapahit Festival Getih-Getah-Gulo-Kelopo semangat-gotong-royong-dan-keguyuban-masyarakat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Heryanto