Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Harga Kenari Terjun Bebas, Pedagang Kian Terpuruk

Penulis : Fitrianto - Editor : Heryanto

19 - Jul - 2016, 03:42

Placeholder
Harga Burung Kenari Anjlok (foto :Fitrianto/MalangTIMES)

Para peternak di kota Malang keluhkan harga pasaran burung kenari yang tak kunjung lepas dari keterpurukan.

Bahkan, harganya kian terjun bebas. Saat ini, harga setoran anakan kenari untuk jenis lokal hanya laku dijual dengan harga Rp 20.000/ekor.

Akibatnya, para pedagang yang sebelumnya mudah meraup rupiah dari berjualan kenari kini kondisinya kian terpuruk.

Beberapa peternak bahkan rela menjual dengan harga di bawah itu dengan alasan untuk menutup kerugian biaya pakan dan perawatan.

Kondisi ini tentu sangat ironis lantaran  sekitar tiga tahun yang lalu harga anakan kenari masih berada pada kisaran Rp 150.000 per ekor.

Sugiarto, 38, salah satu peternak burung kenari Kota Malang mengatakan untuk menghadapi masalah ini terpaksa ia mengurangi jumlah indukan kenari miliknya.

Jika pada tahun 2013 lalu ia mengembangkan usahanya dengan 20 ekor indukan dan 5 ekor pejantan, kini jumlah itu berkurang lebih dari separuhnya.

Ditanya soal keuntungan per bulan dari hasil beternak kenari miliknya, laki-laki yang juga bekerja sebagai tukang cat mobil ini dengan enteng menjawab, "Untung seneng aja Mas. Kalau soal itu (duit) yang ada bukan untung, tapi buntung." pungkas pria yang tinggal di Jalan Bandulan Baru ini.


Topik

Ekonomi burung kenari malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Fitrianto

Editor

Heryanto