Kurikulum OBE Jadi Arah Baru Prodi Administrasi Bisnis Unisba Blitar
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Nurlayla Ratri
27 - Jan - 2026, 02:00
JATIMTIMES - Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar terus memantapkan arah pengembangan akademik dengan memperkuat jejaring bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama strategis dengan PT Yuk Sri Prima Indonesia sebagai bagian dari rekonstruksi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).
Kerja sama ini menjadi langkah konkret Unisba Blitar dalam memastikan proses pembelajaran di kampus selaras dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Melalui pendekatan OBE, kurikulum dirancang dengan menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan yang terukur, relevan, dan aplikatif sesuai perkembangan industri dan dinamika bisnis global.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Blitar Bayarkan Klaim Rp 155,8 Miliar Sepanjang 2025
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unisba Blitar, Endah Siswati, mengatakan kolaborasi dengan pelaku industri merupakan bagian penting dari strategi penguatan mutu pendidikan tinggi. Menurut dia, keterlibatan industri dalam penyusunan dan evaluasi kurikulum menjadi kunci untuk mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing.
“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan dunia industri sangat diperlukan agar lulusan yang dihasilkan benar-benar siap terjun ke dunia kerja dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan sumber daya manusia,” ujar Endah Siswati, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, penerapan kurikulum OBE mendorong perguruan tinggi lebih responsif terhadap perubahan, baik dari sisi teknologi, manajemen, maupun kompetensi kerja yang dibutuhkan pasar. Karena itu, kerja sama dengan mitra industri dinilai strategis untuk menjaga relevansi pendidikan tinggi.
PT Yuk Sri Prima Indonesia, yang beralamat di Jalan Sulawesi Perumahan Singgasana Rama, Kota Blitar, hadir sebagai mitra strategis dengan memberikan masukan langsung terkait profil lulusan yang diharapkan industri. Masukan tersebut digali melalui forum diskusi antara akademisi dan praktisi, yang membahas kompetensi teknis, kemampuan manajerial, hingga etos kerja yang dibutuhkan di lapangan.
Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Unisba Blitar, Hanik Amaria, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi nyata kurikulum OBE di tingkat program studi. Menurut dia, kurikulum tidak lagi disusun semata berdasarkan perspektif akademik, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pengguna lulusan.
“Kolaborasi dengan PT Yuk Sri Prima Indonesia menjadi langkah strategis untuk memastikan kompetensi yang diajarkan di kelas benar-benar sejalan dengan tuntutan dunia kerja,” kata Hanik Amaria.
Baca Juga : Dorong Kendaraan Gegara Habis Bensin, Pengendara Motor Alami Luka Parah Usai Ditabrak Mobil
Ia menjelaskan, melalui kerja sama ini mahasiswa berpeluang mendapatkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, mulai dari program magang, kolaborasi riset terapan, hingga peluang penyerapan tenaga kerja setelah lulus. Keterlibatan praktisi industri juga diharapkan mampu memperkaya metode pembelajaran agar lebih berbasis kasus dan praktik.
Ke depan, Unisba Blitar berharap sinergi dengan PT Yuk Sri Prima Indonesia dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas lulusan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan sumber daya manusia di wilayah Blitar dan sekitarnya.
Dengan kurikulum yang disesuaikan dengan standar industri dan pendekatan OBE yang konsisten, Prodi Administrasi Bisnis Unisba Blitar menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan sosial.
