Donald Trump Klaim Diri sebagai Presiden Sementara Venezuela Usai Penangkapan Nicolas Maduro

Reporter

Mutmainah J

12 - Jan - 2026, 04:27

Pengakuan Donald Trump sebagai presiden sementara Venezuela. (Foto @realDonaldTrump)

JATIMTIMES - Nama Donald Trump kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah Presiden Amerika Serikat itu mengunggah pernyataan kontroversial di media sosial Truth Social. Dalam unggahannya, Trump mengklaim dirinya kini menjabat sebagai Presiden Sementara Venezuela, menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh otoritas Amerika Serikat.

Klaim tersebut muncul dalam bentuk tangkapan layar yang menyerupai profil Wikipedia. Di dalamnya tertulis bahwa Trump memegang jabatan “Presiden Sementara Venezuela” sejak Januari 2026, sembari tetap menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Baca Juga : Benarkah Nilai TKA Jadi Syarat Wajib Siswa Eligible SNBP 2026?

Unggahan itu langsung memicu kehebohan global, karena terjadi di tengah situasi politik Venezuela yang semakin memanas setelah Maduro ditangkap dan dibawa ke AS atas tuduhan keterlibatan dalam jaringan narkoba internasional.

Dalam sejumlah pernyataannya, Trump menyebut bahwa penangkapan Maduro merupakan bagian dari upaya Amerika Serikat untuk “mengambil alih kendali” di Venezuela demi stabilitas kawasan. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa Washington kini memiliki peran langsung dalam menentukan arah pemerintahan negara Amerika Latin tersebut.

Namun, hingga kini Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi untuk mengonfirmasi atau membantah klaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela.

Tak hanya Venezuela, Trump juga menyinggung Kuba dalam unggahan lainnya. Ia membagikan tangkapan layar unggahan seorang pengguna media sosial yang menuliskan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio layak menjadi Presiden Kuba.

Trump menanggapi unggahan tersebut dengan kalimat singkat: “Kedengarannya bagus bagi saya.” Komentar itu kembali memicu kritik karena dinilai tidak sensitif terhadap kedaulatan negara lain.

Pemerintah Venezuela Tegaskan Maduro Masih Presiden Sah

Sementara itu, dari Caracas, Delcy Rodríguez yang kini menjalankan tugas pemerintahan menyampaikan bahwa tidak ada kekosongan kekuasaan di Venezuela. Ia menegaskan bahwa Nicolas Maduro tetap merupakan presiden yang sah, meskipun saat ini berada dalam tahanan Amerika Serikat.

Dalam pidatonya di Negara Bagian Miranda, Rodríguez mengatakan bahwa rakyat Venezuela tetap memegang kendali penuh atas negaranya.

Baca Juga : Tak Pernah Menikah, Aurelie Moeremans Tunjukkan Bukti Gereja di Tengah Klaim Roby Tremonti

“Tidak ada ketidakpastian. Venezuela memiliki pemerintahan, dan itu adalah pemerintahan Presiden Nicolas Maduro,” tegasnya.

Rodríguez juga berjanji akan melakukan segala cara untuk memulangkan Maduro dan Cilia Flores ke Venezuela. Ia menyatakan tidak akan berhenti “sedetik pun” sampai keduanya kembali ke tanah air.

Klaim sepihak Donald Trump sebagai Presiden Sementara Venezuela kini menambah daftar panjang ketegangan antara Washington dan Caracas. Banyak pengamat menilai langkah ini berpotensi memperburuk situasi politik dan memicu reaksi keras dari komunitas internasional.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pengakuan resmi dari negara mana pun yang mendukung klaim Trump atas jabatan tersebut.