Sejarah Seks Bebas Pertama di Dunia, Inilah Fakta dan Kisahnya
Reporter
Pipit Anggraeni
Editor
Yunan Helmy
22 - Nov - 2018, 05:21
Zina dan seks bebas merupakam dosa besar yang sangat dibenci dalam ajaran Islam. Bukan hanya terjadi saat ini. Hubungan intim antara laki-laki dan perempuan yang belum memiliki ikatan pernikahan ternyata terjadi sejak ribuan tahun lalu.
Lantas kapan sebenarnya awal mula perzinaan atau seks bebas itu terjadi? Berikut fakta dan kisah dalam sejarah perzinaan yang berhasil dirangkum MalangTIMES dari berbagai sumber.
Dalam sebuah channel youtube Eksplorasi Dunia dengan judul Perjalanan Hidup Nabi Syit AS yang Jarang Orang Ketahui-Musik dan Zona Pertama di Dunia, dijelaskan bahwa zina pertama terjadi pada masa kepemimpinan Nabi Syit AS yang merupakan anak kesayangan Nabi Adam.
Dikisahkan, Nabi Syit AS merupakan anak yang sangat patuh dan dekat dengan Allah SWT. Sehingga saat ayahnya, Nabi Adam, meninggal dunia, Syit mampu memimpin anak-anak Nabi Adam dengan adil dan sesuai hukum Islam.
Namun, setan tidak membiarkan kepemimpinan Nabi Syit begitu saja. Salah satunya ditunjukkan Qabil yang memiliki keturunan dan terus berkembang melebihi jumlah orang-orang yang bersama Nabi Syit.
Qabil merupakan keturunan Nabi Adam AS yang memiliki keagresifan dalam perilakunya dan dikisahkan serakah serta sombong. Dia memiliki karakter yang keras sehingga sulit untuk bergaul dan pada akhirnya memutuskan meninggalkan keluarganya yang berada di pegunungan dan memilih tinggal di lembah. Di sana Qabil memiliki keturunan. Sementara Nabi Syit AS juga hidup bersama saudaranya yang lain.
Terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara keturinan Nabi Syit AS dan Qabil. Keturunan Nabi Syit kebanyakan laki-lakinya sangat tampan dan perempuan yang jelek. Sebaliknya, keturunan Qabil memiliki perempuan dengan paras cantik dan laki-laki yang jelek.
Hingga suatu hari, iblis menyamar sebagai seorang pemuda yang tengah mencari pekerjaan dan bekerja di pandai besi. Di sana, pemuda tersebut membuat seruling dan gendang yang ditabuh. Suara musik pun keluar dan menarik laki-laki keturunan Nabi Syit yang tinggal di pegunungan. Mereka mencari tahu asal suara itu dan merasa kagum saat melihatnya langsung.
Di lembah dan daratan itulah, kaum dan keturunan Nabi Syit melihat ada sebuah pesta. Saat pesta berlangsung, mereka melihat ada banyak wanita cantik dan satu sama lain saling tertarik. Intetaksi biologis pun terjadi di antara mereka bersama alunan seruling dan tabuhan gendang. Mereka sejak saat itu mulai melupakan perintah Allah SWT dan terhanyut dalam rayuan setan.
Para ulama meyakini, kisah itu merupakan awal mula terjadinya perzinaan antara laki-laki dan perempuan yang belum menikah. Zina dalam kisah tersebut juga dikatakan sebagai dosa secara kolektif atau bersamaan yang dilakukan kali pertama. (*)
