Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Terima Bantuan 200 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo, Pemkot Surabaya Fokus Kembangkan Tempat Wisata

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : A Yahya

22 - Jan - 2026, 17:28

Placeholder
Penyerahan bantuan becak

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Serah terima bantuan dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan GSN, Letjen (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan disaksikan oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, serta ratusan penerima manfaat bertempat di Halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (22/1/2026). 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sejalan dengan fokus Pemkot Surabaya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan mengentaskan kemiskinan. 

Baca Juga : Gubernur Khofifah bersama Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Teken MoU Wujudkan Kepastian Hukum Ketahanan Keluarga 

"Alhamdulillah, hari ini 200 becak listrik bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto telah diserahkan. Ini sangat membantu warga kami, terutama di tengah upaya kita untuk menurunkan angka kemiskinan yang semakin menurun di kota ini,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi. 

Wali Kota Eri Cahyadi merencanakan bahwa becak listrik ini akan difokuskan sebagai becak wisata, khususnya ditempatkan di kawasan Kota Lama dan beberapa titik wisata sejarah lainnya seperti Jalan Tunjungan, Peneleh dan lainnya. 

"Kita akan atur rutenya. Becak listrik ini tidak boleh di jalan protokol, tapi akan kita maksimalkan di kawasan wisata. Pengemudinya nanti akan kami beri seragam atau rompi agar lebih rapi. Tujuannya, wisatawan bisa menikmati Surabaya dengan nyaman, tanpa polusi, dan ekonomi pengemudi becak meningkat," tambahnya. 

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini, berpesan kepada para penerima manfaat agar menjaga dan merawat bantuan tersebut dengan baik. Ia menekankan bahwa bantuan ini, tidak untuk diperjualkan tapi dimanfaatka untuk peningkatkan ekonomi keluarga. “Bantuan ini harus dirawat, jangan dijual, dan jangan digunakan untuk hal negatif. Fokus untuk menyejahterakan keluarga," tegasnya. 

Mengenai tempat untuk pengisian daya becak listrik, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana akan menyediakan titik-titik pengisian daya (charging station) khusus di pangkalan becak wisata untuk memudahkan operasional harian para pengemudi. “Nanti kami akan bekerjasama dengan PLN dan memetakan area mana saja yang bisa dipasang tempat untuk pengisian daya,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan GSN, Letjen (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan Presiden Prabowo terhadap nasib pengemudi becak lansia yang masih harus menggenjot pedal secara manual. 

Baca Juga : LPDP 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, PNS hingga Umum Bisa Daftar: Cek Syarat, Jadwal, dan Programnya

"Bantuan ini murni dari kantong pribadi Bapak Prabowo, bukan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau dana negara. Beliau ingin memuliakan para pengemudi becak agar tidak lagi kepanasan dan kelelahan di usia senja," jelas Teguh. 

Ia menjelaskan, secara teknis becak listrik ini memiliki keunggulan kecepatan dibatasi maksimal 15 kilometer perjam demi keamanan, mampu menempuh jarak 40 kilometer dalam satu kali pengisian daya, ramah lingkungan tanpa emisi karbon dan suara yang senyap (noise-free). “Terpenting, diberikan gratis dan jika terjadi kerusakan, GSN telah bekerja sama dengan bengkel Viar untuk perbaikan,” katanya. 

Teguh menambahkan bahwa Surabaya merupakan salah satu kota prioritas. Secara nasional, Presiden menargetkan pengadaan 80.000 becak listrik hingga tahun 2027. 

Salah satu penerima bantuan, Yasak, warga Rungkut Tengah, tak kuasa menahan haru ketika menerima bantuan. Pria yang telah menarik becak sejak tahun 1970-an ini merasa sangat terbantu dengan adanya teknologi listrik saat ini. “Saya sudah menjadi tukang becak sejak tahun 70-an, tapi baru kali ini diberikan bantuan luar biasa seperti ini. Terima kasih Pak Prabowo, sekarang saya tidak perlu capek mengayuh becak lagi,” ucap Yasak. 


Topik

Peristiwa motor listrik bantuan motor listrik becak wisata yayasan gerakan solidaritas nasional eri cahyadi teguh arief indratmoko



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

A Yahya