Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Daftar 25 Wilayah RI Siaga-Waspada Tsunami usai Gempa M 7,7 Landa Filipina

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

08 - Jun - 2026, 09:57

Placeholder
Peta peringatan dini tsunami. (Foto: BMKG)

JATIMTIMES - Gelombang tsunami mulai terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang perairan selatan Filipina, Senin (8/6/2026) pagi. Menyusul perkembangan tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk 25 daerah di Indonesia.

Data BMKG menunjukkan kenaikan muka air laut sudah tercatat di beberapa titik pengamatan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi pantai untuk sementara waktu.

Baca Juga : Indonesia Juara Grup A Piala AFF U-19 2026, Berpeluang Hadapi Australia di Semifinal

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan tsunami telah terpantau melalui alat pengukur pasang surut laut atau tide gauge yang tersebar di sejumlah wilayah.

"(Tsunami) Telah terdeteksi di Loloda-Halmahera Barat, Melonguane-Kepuluan Talaud (Sulut)," kata Wijayanto, dikutip dari laman resmi BMKG, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan catatan BMKG, gelombang pertama terukur di Loloda, Halmahera Barat, Maluku Utara pada pukul 07.20 WIB dengan ketinggian sekitar 9 sentimeter.

Tak berselang lama, kenaikan muka air laut juga terdeteksi di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dengan tinggi gelombang mencapai 19 sentimeter. Sementara di Ulusiau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), tinggi gelombang tercatat sekitar 18 sentimeter.

Untuk diketahui,peringatan tsunami ini dipicu gempa kuat yang terjadi di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa terjadi pada pukul 07.37.42 Wita. Titik pusat gempa berada di laut pada koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur.

Lokasinya berada sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

BMKG menjelaskan gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi atau tumbukan lempeng tektonik. Analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan patahan naik (thrust fault), yang berpotensi memicu terbentuknya gelombang tsunami.

Dari hasil pemodelan yang dilakukan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan berpotensi terdampak sehingga peringatan dini langsung diterbitkan.

Baca Juga : Usai Insiden Pendaki Ilegal Terjatuh ke Jurang, TNBTS Perketat Pengawasan Jalur Pendakian Tak Resmi

Daftar Wilayah Berstatus Siaga

BMKG menetapkan 15 wilayah dalam kategori siaga tsunami. Daerah-daerah ini berpotensi mengalami gelombang dengan ketinggian antara 0,5 hingga 3 meter.

Wilayah yang masuk kategori siaga yakni:
Minahasa
• Bolaang Mongondow
• Kota Manado
• Minahasa Utara
• Minahasa Selatan
• Buol
• Kepulauan Sangihe
• Gorontalo
• Kepulauan Talaud
• Kepulauan Minahasa
• Tolitoli
• Kota Palu
• Donggala
• Kota Ternate
• Kota Bitung

Daftar Wilayah Berstatus Waspada

Selain itu, terdapat 10 daerah yang masuk kategori waspada tsunami. Potensi kenaikan muka air laut di wilayah ini diperkirakan kurang dari 0,5 meter.

Daerah yang masuk kategori waspada meliputi:
Kota Tidore
• Bulungan
• Nunukan
• Halmahera
• Kota Tarakan
• Halmahera Utara
• Kutai Timur
• Minahasa Selatan
• Kota Bontang
• Berau

BMKG meminta masyarakat yang berada di wilayah yang masuk zona peringatan agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta mengikuti arahan dari BPBD, BNPB, maupun pemerintah daerah setempat.

Selama peringatan dini masih berlaku, aktivitas di kawasan pantai dan muara sungai sebaiknya dihindari. BMKG akan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan hingga status peringatan resmi dicabut.


Topik

Peristiwa Gempa Filipina tsunami potensi tsunami



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa