Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

WFH dan Bike to Work Jadi Paket Kebijakan Baru Pemkot Malang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

11 - Apr - 2026, 11:31

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuju kantor dengan bersepeda beberapa waktu lalu.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat. Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh ASN.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan sebagian pegawai tetap bekerja di kantor. Ia memastikan pelayanan publik tidak akan terganggu. “Jadi, kita hari Jumat kita WFH dan nanti kan tidak semua itu WFH,” ujar Wahyu.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Puji Aksi Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah

Ia menyampaikan kebijakan itu mulai dijalankan secara bertahap. Menurut Wahyu, pejabat eselon II dan III tetap masuk kantor.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pelayanan juga tetap beroperasi seperti biasa. “Ada beberapa OPD yang pelayanan tetap masuk. Pendidikan, nakes juga tetap masuk,” ucapnya.

Ia ingin layanan masyarakat tetap berjalan optimal. Pemkot Malang membatasi jumlah ASN yang menjalani WFH. Wahyu menyebut hanya sebagian kecil pegawai yang bekerja dari rumah.

“Jadi,30 persen kalau kita lihat dari WFH itu. Hanya 30 persen nanti yang mereka WFH. Sisanya tetap bekerja langsung di kantor," terangnya.

Selain WFH, Pemkot Malang juga mendorong gaya hidup sehat bagi ASN. Setiap Jumat, pegawai diajak bersepeda ke kantor.

“Dan hari Jumat juga sudah kita tetapkan, kita bersepeda, bike to work,” tambah Wahyu. 

Baca Juga : Sejarah Baru Tata Kelola Daerah, Gus Fawait Gelar Uji Publik secara Live

Program ini sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Di sisi lain, Pemkot Malang mulai menekan perjalanan dinas ASN. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran.

“Ya, kita evaluasi sekarang, karena kan aturannya ketentuannya baru turun,” ungkap Wahyu.

Ia memastikan proses evaluasi berjalan menyeluruh. Pemkot akan menginventarisasi seluruh kebutuhan perjalanan dinas. Setiap usulan akan diverifikasi sebelum disetujui. “Untuk bisa menginventarisasi lagi, nanti kita akan kita verifikasi,” lanjutnya.

Langkah ini untuk memastikan perjalanan dinas tepat sasaran. Wahyu menegaskan pengurangan perjalanan dinas sudah mulai berjalan. Ia berharap kebijakan ini berdampak pada efisiensi kinerja ASN. “Untuk perjalanan dinas sudah mulai kita kurangi juga,” tandasnya.


Topik

Pemerintahan Pemkot Malang wali kota Malang Wahyu Hidayat WFH bike to work



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan