JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib meminta kepada Pengurus Komisariat (PK) Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sunan Kalijaga Universitas Negeri Malang (UM) masa khidmat 2025-2030 yang baru saja dilantik untuk dapat menjaga integritas.
Hal itu disampaikan Lathifah saat menghadiri kegiatan Halalbihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan PK IKA PMII Sunan Kalijaga UM masa khidmat 2025-2030 di Gedung Bakorwil III Malang didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Malang Gatot Yudha Setiawan dan Rektor UM Prof. Hariyono.
Baca Juga : Wabup Lathifah Komitmen Dukung Program Kesehatan Mental dan Pemberdayaan Remaja Perempuan
"Saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Komisariat IKA PMII Sunan Kalijaga UM yang hari ini dilantik untuk masa khidmat 2025–2030. Amanah ini bukanlah hal yang ringan, tetapi merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi dan komitmen," ungkap Lathifah, Sabtu (4/4/2026).
Pihaknya menyebut, IKA PMII Sunan Kalijaga UM memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya di daerah Kabupaten Malang. Para alumni PMII adalah insan-insan terdidik yang memiliki kapasitas intelektual, kepekaan sosial, serta nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif.
"Oleh karena itu, saya berharap organisasi ini dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia, menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah," jelas Lathifah.
Selain itu, pihaknya juga berharap, kepengurusan IKA PMII Sunan Kalijaga UM yang baru dapat menjadi wadah yang solid bagi para alumni, menguatkan jejaring dan kontribusi nyata di masyarakat, serta menghadirkan program-program yang inovatif dan berdampak.
Baca Juga : Perum Jasa Tirta Tempuh Jalur Hukum, Belasan Orang Diduga Terlibat Aksi Buka Paksa Portal Bendungan Lahor
"Para alumni penting juga untuk terus menjaga nilai-nilai dasar PMII, yakni keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Nilai-nilai inilah yang harus menjadi fondasi dalam setiap langkah dan kebijakan organisasi," pungkas Lathifah.
