Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

BI Malang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Business Matching dan Literasi Ekonomi Syariah di Festival Ramadan Ponpes Albina

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

10 - Mar - 2026, 13:48

Placeholder
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi saat menyerahkan santunan di Ponpes Albina. (Foto: Irsya Richa/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bank Indonesia (BI) Malang terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan akses pembiayaan. Salah satunya dengan memfasilitasi pertemuan bisnis atau business matching antara pelaku UMKM dan perbankan dalam rangkaian Festival Ramadan yang digelar di Pondok Pesantren Tahfidz Albina, Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (9/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan sekaligus mendukung gerakan Bulan Pembiayaan Syariah yang tengah digalakkan Bank Indonesia sejak 10 Februari 2026 lalu.

Baca Juga : Doa Minggu Ketiga Ramadan yang Dianjurkan untuk Diamalkan Umat Muslim

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi melalui Deputi KPwBI Malang, Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa BI berperan sebagai fasilitator untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan lembaga perbankan yang memiliki program pembiayaan usaha.

“Melalui kegiatan ini kami memfasilitasi proses agar pembiayaan UMKM bisa terjadi. Salah satunya melalui kegiatan business matching dan literasi ekonomi,” ungkap Dedi kepada JatimTIMES.

w

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 10 hingga 11 pelaku UMKM dipertemukan langsung dengan dua perbankan yang siap memberikan akses pembiayaan, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Negara Indonesia (BNI). Para pelaku usaha yang dihadirkan merupakan UMKM yang sebelumnya telah mengajukan pembiayaan, namun belum sampai pada tahap akad dengan pihak bank.

Dedi menambahkan, pemilihan UMKM dilakukan melalui koordinasi bersama perbankan agar pelaku usaha yang diundang memang memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan.

“Karena yang memiliki kewenangan pembiayaan langsung kepada UMKM adalah perbankan, maka kami menggandeng mereka untuk menentukan pelaku usaha yang siap melakukan akad,” jelasnya.

Selain mempertemukan pelaku usaha dengan bank, kegiatan ini juga diisi berbagai edukasi ekonomi kepada peserta. Materi yang diberikan antara lain literasi ekonomi syariah, literasi pembayaran digital, serta sosialisasi program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

“Jadi tidak hanya bicara bisnis dan keuntungan saja, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat tentang sistem keuangan dan transaksi digital,” tambahnya.

Lewat kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat pemberdayaan UMKM melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, semua bank memiliki program pembiayaan bagi UMKM, sehingga BI berperan mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

“Semua perbankan memiliki pembiayaan untuk UMKM. Fokus Bank Indonesia adalah pemberdayaan UMKM, sehingga kami berupaya menggandeng perbankan untuk memperluas akses pembiayaan,” kata Desi.

Ia menambahkan, program penguatan UMKM juga dilakukan melalui sinergi dengan berbagai instansi pemerintah daerah, termasuk dinas yang membidangi sektor perdagangan dan koperasi.

Baca Juga : Gerakan Jember ASRI, Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Tertibkan Spanduk hingga Lapak secara Persuasif

“Tidak hanya BI yang bekerja untuk UMKM. Kami juga bersinergi dengan dinas terkait untuk menjaring UMKM binaan yang potensial agar bisa naik kelas,” jelas Desi.

Rangkaian Festival Ramadan tersebut juga menghadirkan bazar UMKM yang diikuti delapan pelaku usahabinaan BI Malang dan PPPA Daarul Qur’an Malang. Produk yang dipamerkan mulai dari makanan olahan, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya.

Untuk mendorong penggunaan pembayaran digital, panitia juga memberikan voucher transaksi menggunakan QRIS kepada peserta yang dapat digunakan berbelanja di stan UMKM.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tahfidz Albina, Nikmatul Hikmah, mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh santri, mahasiswa pesantren, serta masyarakat umum di sekitar Karangploso. Dengan adanya edukasi keuangan yang diberikan dalam kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memahami sistem perbankan dan transaksi digital.

“Materinya mulai dari sosialisasi penggunaan rupiah, edukasi perbankan, hingga penggunaan QRIS,” ucap Dedi.

Selain kegiatan ekonomi, acara tersebut juga dirangkai dengan tabligh akbar yang menghadirkan Syekh Said Alramawi, Imam Masjid Al Qa’qa Gaza, Palestina, yang dikenal sebagai hafiz Alquran internasional. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan santunan kepada anak-anak yatim serta bantuan bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran ulama asal Palestina itu diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para santri penghafal Alquran untuk terus semangat menuntut ilmu sekaligus memperkuat kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Selain itu BI Malang juga menyerahkab santunan kepada anak yatim serta wakaf Alquran.


Topik

Ekonomi BI Malang UMKM Naik Kelas Business Matching Literasi Ekonomi Syariah Festival Ramadan Ponpes Albina



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni