Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

7 Bangunan Rusak dan 7 Warga Luka di Jatim-Jateng, Imbas Gempa M 6,4 di Pacitan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Feb - 2026, 13:56

Placeholder
Tampak rumah rusak ambruk di Desa Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. (Foto: X)

JATIMTIMES - Gempa magnitudo (M) 6,4 yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur (Jatim), berdampak hingga wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Di Kabupaten Bantul, dilaporkan empat bangunan mengalami kerusakan dan tujuh orang terluka akibat guncangan tersebut.

Komandan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan data sementara dihimpun hingga dini hari.

Baca Juga : Target Nasional Bebas Sampah 2029, Kota Batu Gencarkan Aksi Kurve di Alun-Alun Libatkan 150 Personel Gabungan

"Jumlah dampak yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul update pukul 03.45 WIB ada empat titik kerusakan," kata Komandan Pusdalops PB BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah dilansir Antara, Jumat (6/2/2026).

Menurut Aka Luk Luk, kerusakan tersebut terdiri dari tiga rumah dan satu tempat ibadah. Seluruhnya terdampak gempa yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB.

Ia menjelaskan titik kerusakan tersebar di empat kapanewon.
"Dampak kerusakan tersebar di empat lokasi kapanewon (kecamatan), yaitu Imogiri satu titik, Jetis satu titik, Pundong satu titik, dan Kapanewon Kasihan satu titik," kata Aka Luk Luk.

Selain kerusakan bangunan, gempa juga menyebabkan korban luka. Total ada tujuh orang yang harus mendapatkan penanganan medis.

"Korban luka tujuh orang dengan dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Bantul tiga orang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati tiga orang, dan lainnya satu orang," katanya.

BPBD Bantul masih terus melakukan pendataan lanjutan di lapangan. Beberapa langkah penanganan sudah dilakukan sejak dini hari.

"Dan saat ini proses pendataan masih dilakukan, sehingga data dampak masih bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru," katanya.

Ia menambahkan, personel BPBD juga melakukan asesmen cepat, pemantauan pasang surut air laut, penanganan medis korban, serta monitoring gempa susulan.

Baca Juga : 28 Jiwa dan Balita Terdampak Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Sebagian Warga Pilih Mengungsi

Tak hanya di Bantul, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menyebut dampak paling parah terjadi di wilayah Pacitan, lokasi pusat gempa.

"Pacitan 1 rumah rusak berat, ambruk," kata Daryono, dikutip akun X pribadinya, Jumat (6/2/2026).

Selain Pacitan dan Bantul, kerusakan juga dilaporkan di sejumlah wilayah Jawa Tengah. "Wonogiri 1 rumah rusak ringan, genteng rontok, Bantul 3 rumah rusak ringan yakni dinding retak dan plafon ambrol, Sleman 1 rumah rusak ringan, genteng rontok," ucap Daryono.

Sebelumnya diberitakan, gempa M 6,4 terjadi di laut selatan Pacitan pada Jumat (6/2) pukul 01.06 WIB. BMKG menyebut gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
"Kedalaman: 10 Km," tulis BMKG di akun X, Jumat (6/2).

Titik koordinat gempa berada di 8,98 LS dan 111,17 BT atau sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan. " Tidak berpotensi tsunami," tulisanya.

Hingga pagi, gempa susulan dengan kekuatan kecil masih terus terjadi. Saat ini, aparat dan petugas kebencanaan masih melakukan pemantauan serta pendataan lanjutan di wilayah terdampak. Data kerusakan dan korban masih berpotensi bertambah seiring proses asesmen di lapangan.


Topik

Peristiwa Gempa gempa bumi Jawa Timur Gempa Pacitan dampak gempa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Blitar Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa