05/12/2022 Usai Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA, KSAD Dudung Pastikan Anggota TNI yang Lakukan Kekerasan Diproses Hukum | Blitar TIMES

Usai Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA, KSAD Dudung Pastikan Anggota TNI yang Lakukan Kekerasan Diproses Hukum

Oct 06, 2022 15:16
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat menjenguk korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, Kamis (6/10/2022). (Foto: Dok. Penrem 083/Baladhikajaya for JatimTIMES)
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat menjenguk korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, Kamis (6/10/2022). (Foto: Dok. Penrem 083/Baladhikajaya for JatimTIMES)

Pewarta: Tubagus Achmad | Editor: Nurlayla Ratri

JATIMTIMES - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjenguk dan meninjau langsung pelayanan kesehatan terhadap korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

Dudung yang didampingi jajaran asisten dan ajudan memasuki Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA Malang untuk menengok satu persatu korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan. Karena keterbatasan kapasitas di dalam ruang IGD RSSA Malang, awak media pun menunggu di pintu keluar IGD RSSA Malang. 

Baca Juga : Curhat Di-bully Netizen Saat Unggah Foto Tanpa Make Up, Brisia Jodie Banjir Dukungan

Jenderal bintang empat ini menyampaikan, bahwa kunjungannya kali ini dalam rangka untuk melihat korban tragedi Stadion Kanjuruhan secara langsung. Menurutnya, beberapa korban yang berada di ruang ICU RSSA Malang memang kondisinya harus mendapatkan perawatan intensif. 

"Tentunya saya selaku Kepala Staf Angkatan Darat berdoa semoga yang masih dirawat semoga cepat sembuh dan keluarganya diberikan ketabahan," ujar Dudung saat konferensi pers, Kamis (6/10/2022). 

Dalam kunjungan kerja ke wilayah Malang Raya itu, Dudung juga berbelasungkawa kepada keluarga 131 korban yang dinyatakan meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

"Semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi Allah Subhanahuwata'ala dan keluarganya diberikan kekuatan dan ketabahan," ucap Dudung. 

Sementara itu, usai menjenguk para korban tragedi Stadion Kanjuruhan di RSSA Malang, Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini berangkat menuju Markas Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina atau Yon Zipur 5/ABW yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. 

"Saya ke Batalyon Zipur 5, menyampaikan kepada anggota yang kemarin menolong masyarakat yang sampai dibawa ke rumah sakit, tentunya saya menyampaikan terima kasih," tutur Dudung. 

Lebih lanjut, disinggung mengenai tindakan kekerasan yang dilakukan oleh beberapa anggota TNI saat pengamanan pasca laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu, pihaknya pun menegaskan jika terdapat anggota TNI yang terbukti melakukan tindakan kekerasan akan diproses hukum. 

Baca Juga : Saguwanto, Remaja Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Alami Patah Tulang dan Trauma

"Apabila ada anggota yang melakukan tindakan kekerasan, kita akan proses hukum, tentunya sesuai dengan tim yang akan dikeluarkan dari TGIPF (Tim Gabungan Independen Pencari Fakta) untuk melihat sejauh mana keterlibatannya," terang Dudung. 

Menurutnya, untuk anggota TNI yang dalam video viral tampak melakukan tindakan kekerasan terhadap Supporter Aremania pasca laga Arema FC vs Persebaya, saat ini sedang di selidiki oleh TGIPF yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD. 

"Ini kan masih ada tim TGIPF yang akan mengecek sejauh mana keterlibatan anggota. Kenapa itu bisa terjadi, karena situasi lah ya. Situasi kita juga tidak tahu bisa seperti itu," kata Dudung. 

Tetapi, Dudung menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut hanya dilakukan oleh beberapa anggota TNI saja. 

"Tetapi yang jelas itu hanya beberapa orang, mungkin karena emosi atau terpancing, tetapi lebih banyak malah yang menolong. Justru banyak yang menolong, yang mengevakuasi sampai ke rumah sakit, itu rata-rata anggota kita," tandas Dudung.

Judul berita Usai Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA, KSAD Dudung Pastikan Anggota TNI yang Lakukan Kekerasan Diproses Hukum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Tragedi Kanjuruhan JATIMTIMES

Berita Lainnya