05/12/2022 Dinkes Kota Malang Gandeng Organisasi Profesi, Percepat Vaksinasi Booster Dosis Kedua untuk Nakes | Blitar TIMES

Dinkes Kota Malang Gandeng Organisasi Profesi, Percepat Vaksinasi Booster Dosis Kedua untuk Nakes

Sep 14, 2022 16:18
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif saat ditemui di Regents Park Hotel, Senin (22/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif saat ditemui di Regents Park Hotel, Senin (22/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

Pewarta: Tubagus Achmad | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

JATIMTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menggandeng beberapa organisasi profesi dalam melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi booster dosis kedua bagi para tenaga kesehatan (nakes) Kota Malang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif. Pihaknya menyebut terdapat beberapa organisasi profesi yang telah digandeng dan diinformasikan untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi booster dosis kedua.

Baca Juga : Sampai Awal September, Dispenda Kabupaten Malang Setor Pajak Restoran Rp 8,1 Miliar

Dirinya pun menyebutkan telah menyampaikan terkait informasi untuk membantu percepatan vaksinasi booster dosis kedua dengan tiga organisasi profesi, di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Malang serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Malang.

"Di organisasi profesi kita juga sudah menyampaikan (vaksinasi booster dosis kedua) baik di Ikatan Dokter, Ikatan Bidang, maupun Persatuan Perawat itu kita sudah sampaikan semua, serta organisasi profesi lain yang berlatar belakang kesehatan," ungkap Husnul kepada JatimTIMES.com, Rabu (14/9/2022).

Pihaknya menjelaskan, capaian vaksinasi booster dosis kedua bagi nakes hingga saat ini mencapai 80 persen dari total 13 ribu nakes di Kota Malang. Setidaknya sekitar 10.400 nakes di Kota Malang telah divaksin booster dosis kedua.

"Kalau vaksinasi booster dosis kedua untuk nakes kita masih di angka 80 persen. Ini tetap masih terbuka untuk teman-teman nakes yang vaksinasi booster kedua," jelas Husnul.

Pihaknya menyebut, sebanyak 13 ribu orang yang termasuk nakes di masing-masing fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang akan mendapatkan vaksin booster dosis dua, di dalamnya juga termasuk security, cleaning service hingga driver kendaraan fasyankes.

Jenis vaksin yang digunakan untuk pelaksanaan booster dosis kedua kata Husnul menggunakan jenis Pfizer. Terkait jenis vaksinnya sendiri, pihaknya tidak dapat menentukan. Pasalnya, hal itu tergantung kiriman dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Jenis vaksin tergantung dari stok yang ada di provinsi, selama ini sementara masih pakai Pfizer," kata Husnul.

Baca Juga : BIAN Kota Malang Capai Target Proyeksi 95 Persen, Dinkes Kota Malang Terus Lakukan Percepatan

 

Lebih lanjut Husnul menuturkan, capaian 80 persen vaksinasi booster dosis kedua merupakan data terakhir yang direkap pada hari Sabtu (10/9/2022). Untuk data hari Rabu (14/9/2022) pihaknya mengaku belum mendapatkan laporan.

"Belum ada laporan yang untuk (capaian) booster nakes (hari ini)," tutur Husnul.

Sementara itu, sebelumnya pihaknya menargetkan pelaksanaan vaksinasi booster dosis kedua dapat terselesaikan dalam satu pekan di awal hingga pertengahan Bulan Agustus 2022.

Namun, hingga memasuki pertengahan Bulan September 2022, vaksinasi booster dosis kedua belum terselesaikan. Husnul mengaku hal itu disebabkan oleh para nakes yang telah pensiun dan harus tetap mendapatkan vaksinasi booster dosis kedua. Maka pihaknya terus mengejar target capaian vaksinasi booster dosis kedua dengan menggandeng organisasi profesi.

"Mungkin dari mereka-mereka yang sudah purna, yang sudah pensiun dari instansi nah itu mungkin yang masih kita kejar. Tapi karena sudah ada organisasi profesi itu nanti yang kita maksimalkan," pungkas Husnul.

Judul berita Dinkes Kota Malang Gandeng Organisasi Profesi, Percepat Vaksinasi Booster Dosis Kedua untuk Nakes.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Dinkes Kota Malang vaksinasi booster

Berita Lainnya