Warga NU Gelar Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin di Madura | Blitar TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Warga NU Gelar Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin di Madura

Aug 11, 2022 09:53
Warga NU saat mengikuti Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin (Foto: Ist/JTN)
Warga NU saat mengikuti Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin (Foto: Ist/JTN)

JATIMTIMES- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, bersama Bawang Mas Group menggelar napak tilas perjuangan KH As’ad Syamsul Arifin di Madura.

Kegiatan ini juga sekaligus dalam rangka menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama (NU). Napak tilas dipimpin langsung KHR Azaim Ibrahimy selaku pengasuh Ponpes Salafiah Syafiiyah Sukorejo Situbondo.

Baca Juga : Awas Macet Saat Perayaan HUT Arema, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Kepanjen

Napak tilas tersebut start dari Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam Kadur dan finish di Yayasan Riyadus Shalihin Kadur Pamekasan.

Dalam kesempatan itu, KHR Azaim Ibrahimy menyampaikan bahwa napak tilas ini merupakan wujud dalam mengingat ketauladanan tokoh agama, tokoh NU, dalam melawan penjajah agar Indonesia bisa merdeka.

Selain itu, kegiatan napak tilas agar para santri dan generasi muda ini untuk mengetahui sejarah dan jejak perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin sang wasilah pendiri NU.

“Semangat napak tilas ini bukan sekadar semangat jalan kaki, melainkan sebagai perwujudan dalam meneladani perjuangan KH As’ad Syamsul Arifin di tanah Madura, khususnya di Kecamatan Kadur. Sehingga para santri dan generasi muda mengetahui sejarah dan memiliki spirit berjuang demi bangsa dan demi agama,” jelasnya, Kamis (11/08/2022).

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pamekasan, RPA Wazirul Jihad menjelaskan KH As’ad Syamsul Arifin memiliki catatan sejarah perjuangan yang luar biasa di kabupaten berjuluk bumi gerbang salam ini.

Baca Juga : Ada Sirine di 6 Titik Perlintasan KA Tanpa Palang Ini, Hati-Hati Saat Melintas

“KH. As’ad Syamsul Arifin pertama merupakan cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama yang mendapat pesan langsung dari Syaihona Kholil Bangkalan kepada KH Hasyim As’ary. Yang hari ini Jam’iyah NU sudah menuju 1 abad. Kedua, beliau berjuang secara langsung melawan penjajah di Madura dan mendidik santri-santri agar turut berjuang mengusir penjajah dan memerdekaan bangsa ini,” ujarnya.

Napak tilas diikuti oleh 10.000 santri dan masyarakat. Tidak hanya dari Madura, bahkan dari luar Madura ratusan santri berdatangan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita Madura Nahdlatul Ulama

Berita Lainnya