Geger, Remaja 16 Tahun Ngaku Dibuntuti Begal, Bikin Warga Blitar Resah dan Takut Keluar Malam | Blitar TIMES

Geger, Remaja 16 Tahun Ngaku Dibuntuti Begal, Bikin Warga Blitar Resah dan Takut Keluar Malam

Nov 24, 2021 15:32
Postingan isu begal di grup medsos Info Desa Penataran.(Foto: Screenshot Handphone)
Postingan isu begal di grup medsos Info Desa Penataran.(Foto: Screenshot Handphone)

JATIMTIMES-Ketenangan warga Blitar mendadak dikejutkan dengan isu begal. Isu itu menyeruak di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar setelah munculnya unggahan di media sosial Facebook.

Informasi yang dihimpun JATIMTIMES, dalam unggahan yang dibagikan di grup Facebook "INFO DESA PENATARAN" pengunggah mengaku bahwa dirinya dibuntuti dua orang yang membawa senjata tajam saat sedang berkendara di jalan umum Desa Sumberasri. Namun berhasil melarikan diri setelah dirinya memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga : Antisipasi Kerumunan Nataru, Kota Blitar Bakal Terapkan PPKM Level 3

Unggahan ini kemudian cepat menyebar di masyarakat hingga kemudian menimbulkan keresahan. Sejumlah warga desa bahkan enggan keluar di malam hari karena takut menjadi korban pembegalan.

Keresahan warga ini cepat direspon oleh aparat kepolisian. Polisi kemudian melakukan penelusuran terhadap pemilik akun yang mengunggah isu soal begal. Setelah dilakukan penelusuran diketahui pengunggah adalah remaja laki-laki berinisial T berusia 16 tahun.

"Kita dapat postingan lalu kami konfirmasi ke Polsek Nglegok dan yang memposting sudah ketemu. Dia masih 16 tahun inisialnya T," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Achmad Rochan, Selasa (23/11/2021).

Rochan menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui T saat itu mengantarkan pulang pacarnya ke Desa Sumberasri. T kemudian pulang melewati jalan desa yang sepi. Karena jalan desa yang sepi, T merasa diikuti orang hingga ia memacu motornya dengan kecepatan tinggi. T sendiri tidak mengetahui secara pasti benar-benar ada yang mengikuti atau hanya perasaannya saja.

"Jadi T ini habis pulang ngantar pacarnya sekitar pukul 20.00 WIB. Kemudian dia pulang lewat jalan desa. Karena sepi dia merasa ada orang yang mengikuti bawa arit. Dia kemudian memacu sepeda motornya dengan kencang, dia ngebut. Dan itu hanya perasaannya saja, dia tidak tahu pasti itu begal atau bukan,” imbuhnya.

Baca Juga : Anggiat Pasaribu Minta Maaf ke Arteria Dahlan, Ngaku Khilaf dan Dapat Pelajaran

Lebih dalam Rochan menyampaikan, dengan kejadian Polsek Nglegok akan tetap meningkatkan kewaspadaan di wilayah tersebut dengan meningkatkan patroli rutin.

"Kedepannya Polsek Nglegok akan tetap ditingkatkan patrolinya di daerah itu," pungkasnya.

Topik
Polres Blitar isu begal begal kota blitar

Berita Lainnya