Gerebek Tambang Pasir Ilegal, Polres Blitar Kota Amankan Alat Berat dan Dump Truck | Blitar TIMES

Gerebek Tambang Pasir Ilegal, Polres Blitar Kota Amankan Alat Berat dan Dump Truck

Nov 19, 2021 15:51
Polisi mengamankan eskavator dari lokasi tambang pasir ilegal.(Foto :  Humas Polres Blitar Kota)
Polisi mengamankan eskavator dari lokasi tambang pasir ilegal.(Foto : Humas Polres Blitar Kota)

JATIMTIMES  - Kepolisian Resort (Polres) Blitar Kota mengamankan sebuah alat berat dan dump truck dari penambangan pasir ilegal di aliran lahar Gunung Kelud di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, akhir-akhir ini pihaknya sering menerima informasi maraknya tambang pasir ilegal. Laporan ini direspons dengan gencar melakukan patroli ke sejumlah titik yang digunakan sebagai lokasi tambang pasir ilegal.

Baca Juga : Waspada, 3 Hari ke Depan Kota Batu Diguyur Hujan Deras dan Berpotensi Banjir

 

"Kami ntensifkan giat patrol dan kami temukan pertambangan liar di wilayah Desa Sumberasri,” kata Yudhi, Jumat (19/11/2021).

Selain barang bukti ekskavator dan dump truck, enam orang yang berada di lokasi tambang juga dibawa ke Polres Blitar Kota untuk dimintai keterangan.

“Selain alat berat dan truck, kami temukan orang-orang yang diduga pelaku sebanyak enam orang. Jadi, kami lakukan pemeriksaan awal dan kami kumpulkan alat bukti. Nanti kami lakukan  gelar perkara. Setelah itu, baru kalau memenuhi unsur pidana, kami naikkan ke penyidikan," imbuhnya.

Yudhi menambahkan, enam orang yang dimintai keterangan memiliki peran masing-masing dalam kegiatan pertambangan pasir ilegal.  Ada sopir truk dan operator ekskavator. "Nanti kami lihat mereka di sana perannya apa dalam pemeriksaan. Saat ini pemeriksaan masih berlangsung," tukas orang nomor satu di Polres Blitar Kota itu.

Baca Juga : Sebelum Dibunuh, Korban Wanita Muda di Singosari Sempat Lakukan ini dengan Kekasihnya di Dapur

 

Lebih dalam Yudhi menyampaikan, dalam patroli yang dikakukan, petugas kepolisian mensinyalir ada enam titik yang digunakan untuk kegiatan tambang ilegal.

"Ada enam titik yang kami pantau. Namun yang ada  aktivitasnya  satu titik itu. Saat ini kami juga terus mencari siapa pemilik tambang ilegal itu,” pungkas kapolres.

Topik
Tambang Pasir Ilegal Polres Blitar Kota Gerebek tambang pasir Berita Blitar

Berita Lainnya