Geger Jokowi Sebut Menu Lebaran Bipang Ambawang dalam Pidatonya, Warganet Minta Klarifikasi | Blitar TIMES

Geger Jokowi Sebut Menu Lebaran Bipang Ambawang dalam Pidatonya, Warganet Minta Klarifikasi

May 08, 2021 10:39
Presiden Joko Widodo (Foto: IST)
Presiden Joko Widodo (Foto: IST)

INDONESIATIMES - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat geger publik lewat pidatonya. Awalnya, beredar sebuah video saat Jokowi pidato untuk menyambut lebaran. 

Dalam video itu, Jokowi merekomendasikan beberapa menu lebaran kepada masyarakat Indonesia. Video itu lantas beredar luas di media sosial. 

Baca Juga : Film Terbaru Ice Paris dan Tor Bertajuk "Ghost Lab" akan Tayang 26 Mei

Pada kesempatan itu, mantan Gubernur DKI ini memberikan contoh beberapa kuliner daerah yang bisa dirindukan masyarakat Indonesia yang berhalangan mudik. Seperti diketahui, beberapa daerah tentu memiliki khas kuliner masing-masing. 

Namun, salah satu menu lebaran yang dicontohkan Jokowi justru menjadi polemik masyarakat. Jokowi menyebut salah satu makanan khas dari Kalimatan yakni Bipang Ambawang

"Sebentar lagi lebaran, karena masih dalam situasi pandemi pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama. Untuk Bapak/Ibu dan sodara-sodara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan Gudeg Jogja, Bandeng Semarang, Siomay Bandung, Pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan," kata Jokowi dikutip dari YouTube Ruang Channel.

Diketahui, Bipang merupakan Babi Panggang yang tentu saja diharamkan bagi umat Muslim. Tak pelak, Jokowi pun langsung menerima berbagai kritikan dari warganet. 

Bahkan, tagar #Bipang sampai menduduki trending topic Twitter pagi ini Sabtu (8/5/2021). Banyak warganet yang menjelaskan jika Bipang merupakan singkatan dari babi panggang. 

Untuk diketahui, daging babi sendiri dalam Islam memang diharamkan. Oleh sebab itu, beberapa warganet meminta agar Jokowi memberikan klarifikasi terkait ucapannya. 

"Temanya kan lebaran.... Ngapa ada Bipang Ambawang Pak?" ujar akun Twitter @BossTemlen.

"Sejak kapan orang islam lebaran boleh makan Bipang Ambawang Pak? Bukannya itu HARAM?" kata @prisma 93246654.

"BIPANG AMBAWANG...... babi panggang ambawang Pak @jokowi. Anda sedang pidato soal mudik yang identik dengan kegiatan kaum muslimin yang hendak berlebaran idul fitri di kampung. Kok bisa bicara Bipang Ambawang ya Pak?" cuit akun @NKRI_NTBSasambo.

"Assalamu’alaikum Pak @jokowi
, mhn diklarifikasi ttg oleh2 lebaran Bipang Ambawang karena itu adlh babi panggang yg jelas haram bagi muslim, apa lagi ini Idul Fitri hari raya ummat Islam, tdk elok rasanya. Apakah ini disengaja, atau karena bapak tdk tau? Tks atas jawabannya," papar akun @Hilmi28.

"Tetiba ditengah bulan ramadhan ada yg promo u/ beli oleh2 makanan Bipang Ambawang (BABI) 

Baca Juga : Niat, Hukum, Tata Cara dan Ketentuan Pelaksanaan Mengganti Puasa Ramadan

Kurang Nyelenehnya apa pejabat2 di negeri iniOrang menutup wajah dengan telapak

Belum lg muncul pertanyaan kayak #AturanPesananCukong, Negeri yg mayoritas muslim malah ada yg pertanyakan ‘Bersedia Lepas Jilbab’ gakTanda tanya tanda seru," tambah akun @BadutPolitikus. 

Beberapa warganet ada pula yang penasaran dengan siapa yang membuat pidato Jokowi itu.

"Waduh siapa sih yang bikin narasi untuk oleh-oleh mudik "Bipang Ambawang" ? Gila ente bro, kepala negara lo buat promosi kuliner "Babi Panggang" dalam suasana mudik lebaran (emot marah)," ujar @Nicho_Silalahu.

"Anggap aja dia hanya baca teks dan yang salah yang bikin teks yah #bipangambawang," kata @zarazettirazr.

Apa itu Bipang Ambawang?

Melansir melalui akun Instagram, @bipangambawang, menyebut jika Bipang adalah kependekan dari Babi Panggang. Sedangkan Ambawang merupakan sebuah Kecamatan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Di Kecamatan tersebut, Bipang banyak dijajakan warga sebagai salah 1 kuliner khas Ambawang. Kuliner ini menyajikan daging babi yang dipanggang sehingga menghasilkan tekstur lembut daging dan krispi kulit babi karena proses pemanggangan.

Harga Bipang Ambawang ini pun bervariasi tergantung dengan resto yang menjual kuliner khas Kalimantan ini.

Topik
Presiden Joko Widodo menu lebaran bipang dipang dipang

Berita Lainnya