Minim Kasus Positif, Plh Bupati Trenggalek Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bendungan | Blitar TIMES

Minim Kasus Positif, Plh Bupati Trenggalek Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bendungan

Feb 19, 2021 19:13
Camat Bendungan (kanan) paparkan pencapaian pada Plh Bupati (kiri) dan Forkopimda Trenggalek
Camat Bendungan (kanan) paparkan pencapaian pada Plh Bupati (kiri) dan Forkopimda Trenggalek

TRENGGALEKTIMES - Minimnya angka positif Covid-19 di Kecamatan Bendungan, Trenggalek jadi perbincangan unsur pimpinan daerah. Bagaimana tidak, dari sekian ribu kasus positif di Trenggalek, Kecamatan Bendungan hanya sumbang 28 kasus.

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Bupati Trenggalek Joko Irianto, keberhasilan Pemerintah Kecamatan Bendungan dalam menekan angka penyebaran Covid-19 patut dijadikan objek percontohan bagi kecamatan lainnya.

Baca Juga : Pemprov Jawa Timur Apresiasi Aplikasi Sigap Pemkot Kediri

"Hari ini saya bersama Forkopimda meresmikan Kampung Tangguh Semeru di Desa Boto Putih dan Posko Covid-19 Kecamatan Bendungan. Penanganan cukup baik, bahkan di Boto Putih tadi zero kasus. Tentu Ini hal luar biasa," sanjung Joko Irianto, Jum'at (19/2/2021).

Joko mengapresiasi, baik kolaborasi antar semua unsur yang ada di Kecamatan Bendungan. Menurut Joko, keberhasilan tersebut tidak muncul akibat pemerintah, kepolisian atau TNI, melainkan peran semua unsur dengan masyarakat.

Di tempat yang sama, Camat Bendungan Nur Koliq membenarkan bahwasannya terdapat 28 kasus terpapar Covid-19 di daerahnya. Namun semuanya sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.

Menurut Koliq, pihaknya selama ini menerapkan instruksi pimpinan. Apa yang telah dilakukan dalam penanganan Covid-19 sebenarnya hanya ikuti petunjuk teknis dari mulai presiden hingga bupati.

"Selama ini kami, baik unsur Kecamatan, TNI-Polri, desa dan masyarakat sudah melaksanakan semua instruksi presiden hingga bupati sejak awal wabah masuk ke Indonesia," ujar Koliq.

Kami tidak lelahnya mengimbau pada masyarakat Bendungan untuk selalu patuh terhadap protokol kesehatan. Pasalnya virus ini akan mati jika si pembawa virus atau manusia tersebut rajin membersihkan diri dengan sabun dan air mengalir.

Baca Juga : DPRD Banyuwangi Desak Eksekutif Secepatnya Cairkan Anggaran Pembangunan Masyarakat

"Setiap saat kami sosialisasikan untuk menghindari kerumunan. Bila tidak penting jangan sering keluar rumah. Tunda hajatan untuk hindari penularan, bahkan jika bandel kami tak segan untuk bubarkan," ungkapnya.

Sementara untuk memberdayakan masyarakat, menurut Koliq, akan berupaya mendirikan Kampung Tangguh Semeru di semua desa yang ada di Kecamatan Bendungan.

"Kampung tangguh hingga posko desa sudah kita dirikan. Tinggal 2 desa saja yang belum dan InsyaAllah akan kita resmikan Senin nanti," pungkasnya.

 

Topik
Covid 19 kecamatan bendungan plh bupati trenggalek kiat wilayah zero covid berita covid 19 trenggalek

Berita Lainnya