Mulai Bulan Depan, Naik Kereta Api Akan Dites Covid GeNose | Blitar TIMES

Mulai Bulan Depan, Naik Kereta Api Akan Dites Covid GeNose

Jan 24, 2021 08:49
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri uji coba alat deteksi Covid-19 GeNoSe di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Foto: Twitter KemenhubRI).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri uji coba alat deteksi Covid-19 GeNoSe di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Foto: Twitter KemenhubRI).

INDONESIATIMES - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal segera mengeluarkan kebijakan baru bagi penumpang yang akan naik kereta api.

Ya, mulai bulan depan penumpang kereta api harus melakukan tes covid GeNose. Rencananya, GeNose atau alat deteksi virus Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini akan mulai disebar di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021 mendatang.

Baca Juga : Tiga Pedagang Meninggal akibat Covid-19, Pasar di Tulungagung Ditutup

"Alat ini akan mulai digunakan bagi pengguna transportasi umum kereta api pada 5 Februari," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Namun, kebijakan itu saat ini masih menunggu persetujuan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Baru, kemudian Kemenhub akan menuangkannya secara resmi melalui Surat Edaran (SE) terkait penggunaan GeNose.

Alat GeNose ini nantinya aman disebar di beberapa transoortasi umum secara bertahap. Mulai dari stasiun kereta api yang akan dilanjutkan di Bandara.

Sebelumnya, uji coba GeNose juga telah dilakukan di stasiun Pasar Senen Jakarta pada Sabtu (23/1/2021) kemarin. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ikut serta dalam pengujian GeNose tersebut.

Luhut menilai, GeNose sebagai produk inovasi yang baik untuk membantu pemerintah melakukan program 4T. Yakni, tracking, tracing, testing, dan treatment. Selain itu, GeNose cukup nyaman dan mudah digunakan. Di mana, deteksi Covid-19 cukup dilakukan dengan menghembuskan udara ke kantong yang sudah disiapkan.

Baca Juga : Reaksi Bill Gates Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Alat GeNose sendiri seharga Rp 62 juta. Nantinya, para penumpang yang akan menaiki transportasi umum seperti kereta api per orangnya akan dikenai biaya Rp 20 ribu saja.

"Alat GeNoSe menjadi solusi dari permasalahan alat screening dan diagnosis yang saat ini masih cukup mahal dan ketersediannya terbatas," kata Luhut.

Ke depan, Luhut menginginkan penggunaan GeNose bisa lebih meluas ke area publik. Seperti di lingkup perhotelan, mal, hingga lingkungan masyarakat di RT/RW. Namun, Luhut mengingatkan agar penggunaan kantong plastik pada GeNose menggunakan bahan yang mudah didaur ulang agar lebih ramah lingkungan.

Topik
tes covid genose genose covid 19 Kemenhub RI penumpang kereta api berita alat deteksi covid alat pendeteksi covid 19

Berita Lainnya