Tiga pilar potong pita tanda peresmian Kampung Tanggung Semeru
Tiga pilar potong pita tanda peresmian Kampung Tanggung Semeru

TRENGGALEKTIMES - Antisipasi meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19, Polres Trenggalek kembali optimalkan fungsi Kampung Tangguh Semeru (KTS). Dalam upayanya, Polres Trenggalek terus menambah posko KTS hingga keberbagai wilayah kabupaten Trenggalek.

Seperti halnya hari ini, Rabu (13/1/2021) Polres kembali resmikan KTS sebagai upaya pencegahan berbasis kawasan. Kali ini KTS diresmikan Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring di Desa Sambirejo, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga : Melonjaknya Angka Kasus Penyebaran Covid-19, Kabupaten Kediri Kembali Ke Zona Merah

Doni mengatakan, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek meningkat cukup signifikan. Untuk menangkal paparan virus berbahaya tersebut, diperlukan peran serta dari seluruh elemen.

"Sudah ada 60 Kampung Tangguh Semeru yang sudah kita rintis. Konsep dasar dari Kampung Tangguh Semeru ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19. Dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar," ungkapnya.

Doni juga menegaskan akan bahaya Covid-19 yang tidak bisa dianggap enteng. Oleh sebab itu pihaknya meminta agar warga yang berada di kawasan Kampung Tangguh, bisa menjadi teladan dan barometer bagi desa yang lain dalam penerapan protokol kesehatan.

"Kami juga ingatkan Satgas Covid-19 tetap waspada kawal setiap kegiatan terutama yang berpotensi libatkan keramaian. Disiplin protokol kesehatan adalah kunci untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tuturnya.

Baca Juga : GMNI Blitar Dukung Pemerintah Jalankan Program Vaksinasi Covid-19

Dalam meresmikan KTS, Doni tidaklah sendirian. Kapolres Trenggalek juga melibatkan Forkopimda dan tamu undangan lainnya. Kegiatan pun dimulai dengan peninjauan lumbung pangan, ruang isolasi dan ruang posko. Tidak hanya itu, 3 pilar dalam hal ini juga menyerahkan sejumlah bantuan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan KTS di tahun 2021 ini.