Yasin Hermanto saat kampanye dialogis di Jalan Klampis Kelurahan Tlumpu (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Yasin Hermanto saat kampanye dialogis di Jalan Klampis Kelurahan Tlumpu (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, Henry Pradipta Anwar dan Yasin Hermanto adalah paslon paling banyak dinanti masyarakat setiap kegiatan kampanye dialogis. 

Selain mengusung program APBD Pro Rakyat, paslon Henry-Yasin juga menawarkan program-program baru di antaranya kepada masyarakat yang berprofesi sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan petani. 

Baca Juga : Penuhi Kebutuhan Petani di Kabupaten Malang, Paslon LaDub Siapkan Kartu Tani Bangkit

Program unggulan tersebut akan direalisasikan jika kedua paslon ini menang di Pilkada 2020 dan diberikan amanah oleh masyarakat untuk memimpin Kota Blitar di periode mendatang. 

Calon Wakil Wali Kota Blitar, Yasin Hermanto mengungkapkan, program di sektor UMKM dan sektor pertanian, perkebunan dan perikanan menjadi program prioritas paslon Henry-Yasin. Program tersebut akan dilaksanakan sejalan dengan visi-misi Henry-Yasin menyejahterakan masyarakat Kota Blitar. 

“Kita akan bantu sepenuhnya. Termasuk permodalan dan pemasaran UMKM dan pertanian nanti juga akan kita bantu dan fasilitasi,” ungkap Yasin ditemui usai kegiatan kampanye dialogis di Jalan Klampis, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Rabu (18/11/2020). 

Dalam kunjungan kampanye di Jalan Klampis ini sejumlah petani menyampaikan uneg-uneg terkait dengan sering terlambatnya distribusi pupuk. Terkait hal ini Yasin menegaskan kondisi ini akan menjadi perhatian paslon nomo urut 01. Jika terpilih memimpin Kota Blitar, Henry-Yasin akan memberikan subsidi pupuk kepada petani, pupuk akan diberikan gratis. Disamping itu koperasi akan didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. 

Baca Juga : Temui Tomas dan Gapoktan di Blitar, Djarot Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara

“Para petani mengeluhkan lancarnya air di persawahan tapi pupuknya sering terlambat. Kondisi ini akan kita tindaklanjuti. Nanti kita akan berikan subsidi pupuk dan dirikan koperasi untuk petani. Selain bantuan dari pusat, kita akan jembatani supaya petani tidak bingung pupuk,” pungkasnya.