Polisi saat melakukan evakuasi dan olah TKP dugaan pembunuhan di Suruhan Lor, Kecamatan Bandung (Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES)
Polisi saat melakukan evakuasi dan olah TKP dugaan pembunuhan di Suruhan Lor, Kecamatan Bandung (Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES)

Seperti biasa, tiap malam Jumat warga Nahdliyin di Tulungagung selalu rutin mengikuti kegiatan tahlilan. Demikian juga yang dilakukan Nuril Huda (55) warga RT 3 RW 2 Dusun Tanggung, Desa Suruhan lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung ini.

Namun betapa terkejutnya Huda saat pulang dari jamaah tahlil itu, karena sesampainya di rumah Huda mendapati Istrinya terlentang bersimbah darah.

Baca Juga : Tinggalkan Baju, Sandal, dan Sepeda, Pria Asal Tulungagung Hilang di Aliran Sungai Brantas

Dari informasi di lapangan, istri Huda yang bernama Nikmatu Rohmah (45) ini diduga telah menjadi korban pembunuhan.

Kejadian sendiri diperkirakan pada pukul 19.30 WIB, saat Huda yasinan atau tahlil di rumah tetangga dengan jarak sekitar 300 meter.

Posisi saat ditemukan, Rohmah terlentang dengan kepala di selatan dan terdapat luka di bagian kepala serta sudah dalam keadaan tidak bernyawa atau meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Ardyan Yudo Setyantoro, saat dikonfirmasi belum bisa memastikan apakah Nikmatu Rohmah meninggal karena pembunuhan atau karena masalah lainnya.

"Belum tahu, anggota masih cek TKP untuk memastikan (korban pembunuhan atau bukan)," kata Ardyan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, saat konfirmasi Kapolsek Bandung AKP Alpo Gohan, mengatakan, jika dilihat dari keadaan korban saat ditemukan, kemungkinan merupakan korban pembunuhan.

"Kalau dilihat bekas lukanya, iya (korban pembunuhan)," kata Alpo, Jumat (20/11/2020) pukul 00.30 WIB dari TKP.

Baca Juga : Disambut Sederhana, Kapolres Baru Tulungagung Ucapkan Kulonuwun

Namun, Alpo belum dapat menyimpulkan karena jenazah Nikmatu Rohmah harus di autopsi terlebih dahulu untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Masih dibawa ke rumah sakit, (kesimpulan) menunggu hasil autopsi," terangnya.

Hingga saat berita ini diturunkan, petugas masih berada di TKP untuk terus melakukan identifikasi dan mendapatkan petunjuk dengan detail terkait kejadian ini.