Djarot gelar Dengar Pendapat Masyarakat terkait Pokok-pokok Haluan Negara bersama pemuda Kota Blitar.(Foto: Malik Naharul/ BlitarTIMES)
Djarot gelar Dengar Pendapat Masyarakat terkait Pokok-pokok Haluan Negara bersama pemuda Kota Blitar.(Foto: Malik Naharul/ BlitarTIMES)

Ketua Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Djarot Saiful Hidayat melaksanakan kegiatan Dengar Pendapat Masyarakat terkait Pokok-pokok Haluan Negara yang digelar di Rumah Makan Joglo, Jatinom, Blitar, Kamis (19/11/2020).

Kegiatan dengar pendapat tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang perwakilan organisasi kepemudaan di Kota Blitar.

Baca Juga : Tegakkan Zona Integritas, Dispendukcapil Kabupaten Blitar Wujudkan Pelayanan Cepat, Tepat, Ora Ragat

Dalam kesempatan itu, Djarot kembali menekankan pentingnya pokok-pokok haluan negara sebagai arahan pelaksanaan pembangunan nasional dalam garis-garis besar sebagai pernyataan kehendak yang ditetapkan oleh MPR.

"Pokok-pokok haluan negara ini dimaksudkan untuk memberikan arahan dalam pelaksanaan pembangunan nasional, dengan tujuan untuk mewujudkan kondisi yang diinginkan baik jangka menengah maupun jangka panjang. Sehingga, secara bertahap cita-cita bangsa Indonesia seperti yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 dapat dicapai," jelas Djarot.

Menurutnya, gagasan pemikiran yang mendasari perlunya Pokok-pokok Haluan Negara yakni sistem pembangunan nasional sebagaimana model Garis Besar Haluan Negara (GBHN) adalah agar tidak terjadi inkonsistensi arah dan kebijakan pembangunan antara jenjang nasional dan daerah maupun antara satu periode pemerintahan dengan periode pemerintahan selanjutnya.

Hal itu mengingat sistem perencanaan pembangunan nasional berlandaskan pada Undang-Undang tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), dan Peraturan Presiden tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang disusun berdasarkan Visi dan Misi calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih. 

“Harapan kita masukan aspirasi melalui tokoh-tokoh pemuda dan masyarakat terutama di Bumi Bung Karno yang menjadi dapurnya nasionalisme ini bisa memberikan gagasan dalam rancangan Pokok-pokok Haluan Negara. Sehingga diharapkan kedepan kita dorong agar nantinya kita punya Pokok-pokok Haluan Negara. Paling tidak 30 hingga 50 tahun kedepen Indonesia seperti apa. Jadi siapapun presidennya visi misi presiden, diturunkan pada gubernur, bupati dan walikota itu bisa mengacu pada Pokok-pokok Haluan Negara," papar mantan Wali Kota Blitar dua periode. 

Baca Juga : Ditandai Tebar Benih, Budidaya Udang Vaname di Kabupaten Blitar Perkokoh Ekonomi Nelayan

Pernyataan tersebut menuai respon aspirasi dari para pemuda, salah satunya yang disampaikan perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Blitar, Mukhlisin Kusuma. Menurutnya, saat ini di pemerintahan sendiri memang terjadi krisis gagasan jangka panjang, sehingga setiap pemerintahan berganti rezim memang berganti juga gagasan pembangunannya.

"Sehingga kami juga bersepakat dengan hal tersebut, karena kita saat ini dihadapkan antara rakyat dan pemerintah dalam hal ini MPR. Jadi kami melihat hal ini juga menjadi tanggung jawab moral bagi MPR terkait pembenahan di sisitem di pemerintahan yang terkesan ugal-ugalan dalam mengambil gagasan kerakyatan. Harapan kita Pokok-pokok Haluan Negara ini bisa benar-benar diterapkan sehingga disobidience atau krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dari hari ke hari tidak semakin meningkat, bagaimana kita mau berbicara keeratan bangsa kita apabila kepercayaan terhadap pemerintah semakin menurun," tukasnya.