Pelaku meninggalkan sepeda motornya di warung milik korban.
Pelaku meninggalkan sepeda motornya di warung milik korban.

Seorang warga Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, dilaporkan menjadi korban aksi kriminal seorang pria yang mengaku sebagai perwira polisi. Korban  diketahui bernama Misti yang sehari-hari bekerja dengan membuka warung.  

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian ini bermula saat korban tengah menjaga warung miliknya. Sekitar pukul 12.00 WIB Misti didatangi seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU wrna hitam merah. Laki-laki tersebut kemudian membeli minuman di warung milik Misti. 

Baca Juga : Polresta Probolinggo Ungkap 5 Pelaku Pencurian HP dan Motor

"Sambil minum, lelaki itu duduk di warung milik korban sambil ngobrol dengan korban. Dalam obrolan itu, pelaku mengatakan kepada korban bahwa dia adalah seorang perwira polisi. Laki-laki itu mengaku bertugas melakukan razia masker di wilayah Panggungrejo," jelas Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi, Selasa (17/11/2020).

Pelaku kemudian bermain-main dengan handphone miliknya. Handphone tersebut kemudian mengeluarkan suara mirip sirine. Di hadapan korban, pelaku kemudian mengaku mendapatkan telepon dari komandannya dan diminta mengantarkan kunci mobil. 

“Nah, saat menaiki sepeda motornya, pelaku pura-pura motornya mogok. Dengan santainya dia kemudian meminta kepada cucu korban untuk mengantarkanya mengantar kunci mobil dengan menaiki motor milik korban. Dalam perjalanan sesampai di Pos Kamling Desa Panggung Asri, pelaku memaksa cucu korban untuk turun dari motor. Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban,” paparnya. 

Motor milik korban yang dibawa kabur pelaku berjenis Honda Scoopy warna cokelat hitam tahun 2020 dengan nomor polisi AG-4508-OAL. Motor yang dibawa kabur oleh pelaku tersebut dibeli secara kredit oleh korban. Motor tersebut diketahui belum lunas. 

Baca Juga : Pemilik Servis HP Ini Nombok Rp 25 juta, Gara-Gara 16 HP Diembat Pegawai Baru

“Polisi masih melakukan lidik untuk mencari keberadaan korban. Adapun ciri-ciri dari pelaku berusia sekitar 28 tahun,  jari tangan kanan kriting atau cacat, memakai kalung rantai, baju kemeja kotak kotak putih dan berlogat Jowo arek Malangan,” pungkasnya.