'Arjuno Nonggo' Cara Puskesmas Arjuno Pantau Protokol Kesehatan Covid-19 di Masyarakat | Blitar TIMES

'Arjuno Nonggo' Cara Puskesmas Arjuno Pantau Protokol Kesehatan Covid-19 di Masyarakat

Nov 03, 2020 11:19
Kepala Puskesmas Arjuno, dr Ida Megawati. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Puskesmas Arjuno, dr Ida Megawati. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Banyak cara dilakukan oleh layanan kesehatan di Kota Malang untuk terus gencar menekan penyebaran kasus Covid-19. Puskesmas Arjuno misalnya, yang menghadirkan program khusus bernama 'Arjuno Nonggo'.

Program ini secara umum bertujuan untuk mengawal proses pemantauan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di masa adaptasi tatanan kehidupan baru kepada masyarakat, khususnya di kewilayahan Puskesmas Arjuno.

Baca Juga : Update Covid-19 Kabupaten Malang, Hari Ini Bertambah 7 Pasien Positif

 

Inovasi yang dihadirkan ini dilaksanakan dengan melibatkan setidaknya sejumlah 20 anggota Forum Masyarakat Peduli Puskesmas (FMPP).

"Ini merupakan program rencana kerja untuk akhir tahun 2020. Kami melakukan pengawalan di berbagai sektor bersama 20 orang anggota FMPP," kata Kepala Puskesmas Arjuno, dr Ida Megawati.

Proses pemantauan protokol kesehatan itu tentunya dilakukan tidak hanya di area puskesmas saja, melainkan juga di beberapa sektor lain. Seperti, di lingkup pariwisata, pendidikan, dan beberapa sektor industri besar maupun kecil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Arjuno.

"Mereka mengawal dan mengawasi lokus-lokus lain yang lebih tajam. Seperti contohnya rumah makan, pesantren, dan asrama biarawati. Apakah sudah menerapkan protokol yang sesuai standar atau belum. Jika belum, maka kami akan datang dan membantu memberikan solusi baiknya seperti apa," imbuhnya.

Baca Juga : Beri Kenyamanan Khusus, Puskesmas Rampal Celaket Sediakan Kursi Tunggu Pasien Prioritas

 

Dengan program ini, pihaknya berharap kebutuhan dari setiap sektor bisa terakomodir dan sesuai standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebab, tak dapat dipungkiri sektor IKM (Industri Kecil Menengah) menjadi salah satu yang terkadang luput dari pengawasan itu.

"Harapannya ini dapat membantu membangkitkan ekonomi sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami tidak ingin ekonomi bangkit, tetapi mata rantai tidak terputus dan malah awut-awutan," tandasnya.

Topik
puskesmas kota malang

Berita Lainnya