Hari Santri 2020 diperingati secara sederhana oleh Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Hari Santri 2020 diperingati secara sederhana oleh Unisba Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 yang diselenggarakan di aula terbuka Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar berjalan sederhana dengan penuh khidmat, Jumat (23/10/2020). 

Mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Sehat” acara diawali dengan zikir dan selawat dilanjut dengan upacara peringatan Hari Santri. Hadir dalam agenda ini Wakil Rektor III Unisba Blitar Bidang Kerjasama Dr.H Supriyono, M.Ed, Pengasuh Ponpes Bustanul Mutaalimin Kota Blitar KH Muhtar Lubby dan mahasiswa Unisba Blitar lintas program studi.

Baca Juga : Kabar Duka, Ibunda Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar Meninggal Dunia

Kepala Lembaga Pengembangan Nilai Islam Unisba Blitar, M Yusuf Zen mengungkapkan, meski digelar secara sederhana peringatan Hari Santri tahun ini membawa spirit untuk mendorong mahasiswa Unisba Blitar agar meningkatkan kualitas diri. Peringatan hari santri digelar Unisba Blitar digabung dengan acara rutin zikir dan selawat yang dilaksanakan setiap Jumat pagi. 

“Momentum hari santri ini, kami berharap bisa menjadi pendorong bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri. Sehingga bisa memberikan manfaat dalam pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Yusuf Zen kepada BLITARTIMES.

Dikatakannya, meski berlangsung di tengah pandemi, peringatan hari santri tahun ini bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dua hari besar ini sangat istimewa bagi kaum muslim. “Peringatan hari santri dan kelahiran Nabi Muhammad SAW kita gabung sekalian. Cuma terkhusus untuk hari ini adalah peringatan hari santri,” jelasnya.

Ditemui di kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Unisba Blitar, Dr Supriyono,M.Ed, menyampaikan peringatan hari santri tahun ini bagi Unisba menjadi pendorong kalangan akademisi dan mahasiswa untuk mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian kepada masyarakat.

“Resolusi jihad para ulama, santri dan para pejuang menjadi andil penting dalam kemerdekaan Indonesia. Semangat itulah yang kita ambil dan jadi inspirasi bagi Unisba. Kita harus mengisi kemerdekaan dengan cara mengembangkan diri secara profesional di dunia kerja. Kemudian menjadi Entrepreneur atau wirausaha mandiri,” jlentrehnya.

Wakil Rektor menambahkan, tema hari santri tahun ini yakni Santri Sehat Negara Kuat selaras dengan visi dan misi Unisba Blitar. Sebagai Eampus Entrepreneur dan Eampus Islami, Unisba memiliki enam gerakan di mana salah satu gerakannya adalah Taharah atau bersuci.

Baca Juga : Hari Santri, PC Muslimat Tulungagung Gelar Lomba Khitobah, Lihat Serunya..

“Taharah itu adalah bersuci atau sehat. Sehat dalam arti sehat rohaninya, sehat jasmaninya, sehat spiritualnya dan sehat emosionalnya. Kita juga kembangkan secara luas di dunia akademik dengan konteks sehat akalnya, sehat rasio dan pikirannya. Dan ini kita kembangkan secara riil dalam kegiatan-kegiatan yang berkualitas di dunia kampus,” paparnya.

Lebih dalam Supriyono mewakili Unisba Blitar menyampaikan pesan hari santri kepada kalangan akdemisi, mahasiswa dan masyarakat. Pesan yang disampaikan adalah mengembangkan diri menjadi pribadi yang berkualitas dan produktif dengan selalu belajar, bersosial dan menjaga kesehatan fisik dan rohani. 

“Pesan kami di hari santri, mari kita gunakan momentum hari santri ini untuk bangkit di masa pandemi. Untuk bangkit, kita harus selalu belajar dan mengembangkan kecerdasan intelektual yang baik. Kita juga harus terus belajar bersosial dengan cara kita berwirausaha, berorganisasi. Kemudian belajar meningkatkan kesehatan fisik dengan selalu menjaga gizi makanan dan berolahraga. Dan terakhir sehat spiritualnya dengan selalu dekat kepada Allah SWT,” pungkasnya.