Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images/Merdeka.com)
Ilustrasi.(Foto : Ist/Google Images/Merdeka.com)

Seorang penghuni shelter Dinas Sosial Kabupaten Blitar dilaporkan terpapar Covid-19. Dia diketahui adalah orang terlantar yang ditangani Dinsos dan menghuni shelter tersebut. 

Dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, sebelumnya shelter Dinsos Kabupaten Blitar menerima pasien terlantar pada Selasa 20 Oktober 2020. Keesokan harinya hari Rabu 21 Oktober pagi, pasien terlantar tersebut kontak erat dengan seorang relawan yang berkunjung. 

Baca Juga : Alokasikan Rp 2,9 Miliar, Warga Kota Batu Bakal Terima Vaksin Maret 2021

“Pasien kemudian dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi pada sore hari dan ternyata positif Covid-19. Kemudian, seorang relawan yang kontak erat juga di tes swab dan hasilnya positif Covid-19,” jelas Krisna, Jumat (23/10/2020). 

Setelah dua orang ini positif, Satgas Penanganan Covid-19 kemudian langsung melakukan tracing. Setelah di tracing, ternyata selain penghuni shelter, di sana juga ada kegiatan pelatihan batik bagi kaum difabel, sehingga semua diswab test.

“Total yang diswab test ada 45 orang. Terdiri dari 15 penghuni shelter dan 30 pegawai Dinsos," terangnya.

Sambil menunggu hasil tes swab, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar meminta seluruh yang diswab test untuk isolasi mandiri di rumah. Sementara kantor Dinsos di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar ditutup sementara.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Sembuh 3 Orang, Tambah pasien Baru 2 Orang

“Kantor Dinsos ditutup selama tiga hari mulai Rabu 21 Oktober hingga Jumat 23 Oktober. Kantor Dinsos akan mulai aktif kembali pada Senin pekan depan karena Sabtu dan Minggu hari libur," pungkasnya. 

Kabupaten Blitar masuk dalam zona oranye Covid-19. Hingga saat ini data kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar berjumlah 715 kasus. Dari jumlah tersebut angka kesembuhan mencapai 628 dan angka kematian 51.