Perkebunan teh Sirah Kencong.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Perkebunan teh Sirah Kencong.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, kembali meninjau proses pembangunan rest area di kawasan wisata Sirah Kencong, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. 

Berdasarkan pantauan, progres pembangunan rest area sejauh ini sudah mencapai 70 persen. Rest area tersebut berada di daerah perkebunan Pijiombo Wlingi atau tepatnya berdampingan dengan SDN 3 Ngadirenggo. 

Baca Juga : 16 Destinasi Wisata Kembali Dibuka, Pemkab Blitar Imbau Wisatawan Patuhi Prokes

Sebelumnya, pembangunan rest area ini hampir tertunda disebabkan anggaran pembangunan yang mencapai Rp 1 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN direfocusing untuk penanganan Covid-19. 

“Anggaran dipangkas 70 persen. Meski demikian pembangunan tetap dilanjutkan dengan anggaran tersisa 30 persen,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar, Arinal Huda.

Dikatakannya, setelah melakukan peninjauan, pihaknya memastikan proses pembangunan rest area Sirah Kencong saat ini sudah mencapai 70 persen akan rampung akhir tahun ini. 

Di rest area tersebut ada enam lapak yang dibangun, terdiri dari empat lapak untuk pujasera, satu lapak pusat informasi, dan 1 lapak untuk kios cinderamata. 

“Setelah melihat progress pembangunan, kami optimis pada akhir tahun ini rest area ini sudah difungsikan dan bisa dinikmati oleh wisatawan,” imbuhnya. 

Baca Juga : Desa Beji Gelar Pasar Tradisional dan Kampung Wayang, Bisa Jadi Tujuan Wisata di Kota Batu

Lanjutnya, keberadaan rest area di kawasan wisata Sirah Kencong sangat dibutuhkan wisatawan. Hal ini dikarenakan jarak antara Sirah Kencong dengan Kota Wlingi cukup jauh. 

“Rest area sangat dibutuhkan wisatawan, karena jarak tempuh antara pusat Kota Wlingi menuju titik terakhir kawasan wisata Sirah Kencong mencapai 19 kilometer,” pungkasnya.