Ahmad Tamim.(Foto : Ist/Tribunnews.com)
Ahmad Tamim.(Foto : Ist/Tribunnews.com)

Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim Ahmad Tamim meyakini pasangan Calon Wali Kota dan Wali Kota Blitar Nomor Urit 01, Henry Pradipta Anwar dan Yasin Hermanto akan meraih kemenangan di Pilkada Kota Blitar 2020. Kemenangan Henry-Yasin disebutnya akan menjadi kemenangan warga Kota Blitar Bumi Bung Karno. 

“Kemenangan Henry-Yasin di Pilkada bukan hanya kemenangan partai pengusung. Tapi akan menjadi kemenangan Kota Blitar,” ungkap Gus Tamim kepada BLITARTIMES beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Kampanye di Masa Pandemi, Paslon di Pilkada Blitar Disarankan Manfaatkan Media Komunikasi

Di Pilkada Kota Blitar pasangan Henry-Yasin akan mendapatkan nomor urut 01. Paslon yang diusung PKB, Golkar, PKS dan Nasdem meyakini jika angka 1 yang didapatkan itu merupakan pertanda kemenangan.

Beberapa program strategis juga sudah dirancang oleh Henry-Yasin untuk Kota Blitar. Selain mempertahankan program APBD Pro Rakyat, Henry-Yasin juga memasukkan beberapa program baru di antaranya Blitar Mengaji dan Blitar Kota Digital. 

“Seluruh partai pengusung berihktiar maksimal agar Henry-Yasin meraih kemenangan. Sehingga dengan program-programnya nanti Henry Yasin bisa membawa Kota Blitar menjadi percontohan nasional. Ini menjadi keyakinan kita, bersama Henry-Yasin Kota Blitar akan semakin maju,” tegasnya.

Lebih dalam politisi yang akrab disapa Gus Tamim menyampaikan, pihaknya mendukung penuh visi dan misi Henry-Yasin untuk melanjutkan program APBD Pro Rakyat yang digagas mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Program tersebut telah terbukti memberikan kesejahteraan bagi warga Kota Blitar. Pihaknya juga menyambut baik inovasi-inovasi baru untuk kemajuan Kota Blitar.

Baca Juga : DKC Garda Bangsa Surabaya Resmi Dilantik, Siap Jadi Mesin Pemenangan MAJU

“Yang baik ayo teruskan. Dan tentu akan ada inovasi dan kreatifitas yang lebih baik lagi. Apa itu inovasinya?, nanti akan dipaparkan dalam debat calon. Juga akan disampaikan dalam kampanye terbatas karena Negara masih dalam situasi pandemi. Kita harus patuh protokol kesehatan,” pungkasnya.