Mahasiswa baru Unisba Blitar yang mengikuti PKKMB membagikan sembako kepada warga terdampak Covid-19.(Foto : Tim BlitarTIMES)
Mahasiswa baru Unisba Blitar yang mengikuti PKKMB membagikan sembako kepada warga terdampak Covid-19.(Foto : Tim BlitarTIMES)

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unisba Blitar tahun 2020 diikuti 1.221 mahasiswa baru dari 18 fakultas. Uniknya, dalam PKKMB ini, m mahasiswa baru melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Yakni berupa pembagian ribuan paket sembako. 

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisba Blitar Rino Wahyu Nur S, mengungkapkan, kegiatan baksos pembagian sembako dilaksanakan pada tanggal 8-10 Oktober 2020 selama PKKMB berlangsung. Sembako dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di lingkungan sekitar tempat tinggal mahasiswa baru. 

Baca Juga : Sambut 1.221 Mahasiswa Baru, Unisba Blitar Gelar PKKMB Secara Daring

“PKKMB tahun ini dilaksanakan secara daring akibat pandemi Covid-19. Nah, sembako ini dibagikan oleh mahasiswa kepada warga terdampak pandemi di sekitar rumah mereka. Mahasiswa baru tersebar di seluruh daerah, khususnya Kota dan Kabupaten Blitar,” ucapnya kepada BLITARTIMES, Sabtu (10/10/2020). 

Lanjutnya, ada sekitar 1.221 sembako yang dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Ya, di PKKBM kali ini, satu mahasiswa diwajibkan membagikan satu sembako. Sembako berisi beras dan kebutuhan pokok lainnya. Baksos pembagian sembako ini merupakan wujud dari impelementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

“Indonesia sedang berada dalam situasi pandemic Covid-19. Termasuk Blitar Kota dan Kabupaten yang saat ini masuk dalam status zona oranye Covid-19. Sebagai mahasiswa tentunya tidak mungkin diam, karena hal itu ada inisiatif dari BEM bahwa salah satu dari rangkaian kegiatan mahasiswa baru Unisba yang melaksanakan PKKMB 2020 yaitu membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan di sekitar rumah masing-masing peserta sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Mengingat tugas mahasiswa di Tri Dharma perguruan tinggi tidak sekedar pendidikan dan penelitian, tetapi juga ada pengabdian kepada masyarakat,” urainya. 

Rino juga menyampaikan, kegiatan baksos pembagian sembako ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak pandemi Covid-19. Di samping itu kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk jiwa sosial mahasiswa baru Unisba Blitar. 

“Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah penerapan implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan sosial kepada mahasiswa baru. Bahwa tugas sebagai mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi bagaimana juga berperan untuk mengabdi kepada masyarakat. Diantaranya berbagi sembako di tengah pandemi Covid-19 dipelaksanaan PKKMB 2020,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, khususnya Blitar, tentu mempengaruhi kegiatan akademik di seluruh perguruan tinggi termasuk Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar.  

Misalnya, berbagai kegiatan dialihkan menjadi daring (online) menggunakan Zoom. Kini juga diterapkan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2020. 

PKKMB Unisba Blitar tahun 2020 mengusung tema ‘Implementasi Tri Dharma di Masa Pandemi’ berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 8 – 10 Oktober 2020.  Kegiatan diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari kegiatan upacara pembukaan, upacara penutupan, pengenalan pejabat kampus dan dosen terkait, Unit Kerja Mahasiswa (UKM), organisasi mahasiswa.  

Baca Juga : Kisah Mahasiswa Tunanetra UIN Malang Raih Gelar Doktor, Istri Setia Dongengkan Buku

Selain itu ada sesi paparan pengenalan lingkungan kampus, jati diri Unisba, penulisan jurnal ilmiah, diskusi peranan Lazis untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, wawasan kebangsaan dan bela negara. Seluruh kegiatan dilakukan secara virtual (ADV).