Timor Leste (Foto: Pikiran Rakyat)
Timor Leste (Foto: Pikiran Rakyat)

Publik sempat digegerkan dengan isu bahwa Timor Leste ingin kembali bergabung dengan Indonesia.   Bahkan, #TimorLeste sempat menjadi trending topic di Twitter.  

Seperti diketahui, pada 30 Agustus 1999, negara yang dulunya bernama Provinsi Timor Timur itu resmi berpisah dari Indonesia dan menjadi negara dengan nama "Timor Leste". Kini 21 tahun sudah Timor Leste berdiri sebagai negara merdeka.  

Baca Juga : Pelajar Asal Madiun yang Tenggelam di Parang Tritis Ditemukan

Namun, saat merdeka, Timor Leste justru terpuruk menjadi negara termiskin di dunia.   Karena itulah, beredar isu bahwa banyak rakyat Timor Leste yang memilih untuk kembali bergabung dengan Indonesia bila diberi kesempatan kedua.

Terkait kabar tersebut, beragam tanggapan pun muncul.   Ada yang setuju dan ada pula yang tidak setuju.

Namun, isu Timor Leste yang meminta kembali bergabung dengan Indonesia itu rupanya hanya sekadar berita hoaks.  Hal itu disampaikan oleh Kominfo melalui laman resminya.  

Dalam pernyataannya, Kominfo mengatakan bahwa berita itu awalnya dibuat oleh media yang tidak terdaftar di Dewan Pers.  Ternyata media itu dengan sembarangan mengambil sebuah dokumentasi dari salah satu media online yang terdaftar di Dewan Pers.  

Kominfo juga menambahkan bahwa Constancio Pinto selaku wakil menteri luar negeri dan kerja sama Timor Leste sudah memberikan klarifikasi terkait berita tersebut.   Pinto mengatakan tidak ada sedikit pun ada pernyataan Timor Leste yang ingin kembali bergabung dengan Indonesia.  

Sebenarnya, fakta dari kabar yang beredar tersebut ialah saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  ke Timor Leste untuk melakukan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Timor Leste.  

Foto: kominfo.go.id

"Penjelasan:

Sebuah berita online mengabarkan mengenai Timor Leste yang akan bergabung lagi dengan Indonesia.

Berita tersebut berisi tentang kunjungan Presiden Jokowi ke Timor Leste. Dalam berita itu Perdana Menteri Xanana Gusmao mengatakan sebaiknya negara Timor Leste harus bergabung kembali dengan Indonesia karena bisa menyejahterakan negara tersebut.

Baca Juga : Lihat Pria Misterius Pamer Alat Vital, Pedangdut Vella Mellya Andarizta Shock

Setelah ditelusuri, portal berita online yang mengangkat kabar tersebut bukanlah media yang kredibel dan tidak terdaftar di Dewan Pers. Foto yang terdapat pada berita tersebut merupakan foto yang diambil dari media online Antara untuk berita berjudul Kunjungan PM Timor Leste https://www.antaranews.com/foto/88526/kunjungan-pm-timor-leste

Mengenai Isu tersebut pihak Pemerintah Timor Leste. Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste kala itu, Constancio Pinto, sudah mengklarifikasi. Ia menyatakan bahwa tidak ada pernyataan Timor Leste ingin bergabung kembali dengan Indonesia. 

Adapun yang sebenarnya terjadi adalah Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak dan Perdana Menteri Timor Leste Maria De Araujo. Sehingga saat kunjungan itu, bukan Xanana Gusmao yang menjadi perdana menteri. Sebab, jabatan Xanana sebagai PM telah berakhir pada 2015," begitu penjelasan resmi dari Kominfo.