Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) saat menyatakan penunjukan Lahtifah Shohib (kanan) sebagai calon Bupati Malang periode 2020 - 2025 (Foto : Istimewa)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) saat menyatakan penunjukan Lahtifah Shohib (kanan) sebagai calon Bupati Malang periode 2020 - 2025 (Foto : Istimewa)

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan bakal mengusung nama Lahtifah Shohib sebagai calon Bupati Malang, dalam kontestasi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang bakal berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Jumat (14/8/2020). ”Ibu-ibu, semuanya masyarakat Kabupaten Malang yang saya cintai. Jangan lupa untuk kemajuan dan perbaikan Kabupaten Malang yang potensinya luar biasa, butuh kepemimpinan perempuan yang tenang, agresif, punya visi yang tegas dan tepat. Bu nyai Lathifah Insyaa Allah kita tugaskan untuk memimpin Kabupaten Malang,” ucap politikus yang akrab disapa Gus Imin ini, dalam rekaman video yang diterima wartawan, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga : Orang-Orang Media di Dalam Tim Kampanye Bapaslon SanDi, Begini Tanggapan KPU

 

Dasar penunjukan tersebut, dijelaskan Gus Imin, lantaran sosok perempuan yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, dianggap mampu membawa perubahan secara signifikan di wilayah pemerintahan Kabupaten Malang.

”Bu nyai Lathifah akan berusaha keras memikirkan Kabupaten Malang menjadi kabupaten yang maju dan terbaik di tingkat nasional. Bu nyai Lathifah merupakan salah satu tokoh nasional yang bisa diandalkan untuk membawa resources (sumber daya) nasional ke Kabupaten Malang,” ungkap Gus Imin.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh media online ini, proses penyerahan surat rekomendasi (rekom) kepada Lathifah tersebut, bakal dilangsungkan di kantor DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2020) siang.

Setelah proses penyerahan rekom dilangsungkan, Gus Imin berharap dukungan kepada masyarakat Kabupaten Malang, khususnya para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemimpin perempuan dan ibu-ibu, untuk memenangkan Lathifah sebagai Bupati di Kabupaten Malang. ”Mohon dukungan dan doa restu, karena seluruh dukungan masyarakat akan menentukan kemajuan di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Lantas siapa wakilnya?, Berdasarkan informasi yang dihimpun media online ini, Lathifah akan dipasangkan dengan Didik Budi Muljono, mantan Sekretaris Daerah Pemkab Malang. 

Dihubungi, Didik mengaku jika sosok yang bakal mendampingi Lathifah sesuai dengan yang telah diberitakan oleh MalangTIMES.com, yakni mengarah kepada dirinya sendiri. ”Untuk wakilnya (calon wakil Bupati Malang, red) sementara ini mengarah kepada saya (Didik Budi Muljono),” katanya.

Baca Juga : PKB Keluarkan Nama Lathifah-Didik, Golkar Masih Tunggu Keputusan DPP

 

Didik juga menyatakan rencananya, besok (Sabtu 15/8/2020) surat rekomendasi bakal calon Bupati Malang periode 2020 -2025 memang akan diserahkan kepada Lathifah. ”Iya, rencananya besok (Sabtu 15/8/2020) rekom PKB kepada Lathifah akan diberikan di Kantor DPC PKB,” ucap Didik. 

Dengan adanya kabar tersebut, dr Umar Usman dipastikan gigit jari dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Malang tahun ini. Sebab, sosok yang saat ini menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Malang tersebut, memang sempat berupaya agar namanya mendapat rekom dari PKB.

Namun, pada detik-detik terakhir, tepatnya pada hari ini (Jumat 14/8/2020). Rekom dari PKB ternyata tidak ditujukan kepada pria yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang tersebut, melainkan jatuh kepada Lathifah.